Kelompok Tani Mamei-Mamda Dapat Bantuan Mesin Pertanian | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura, Adolof Yoku, SP. MM foto bersama dengan kelompok tani Mamei-Mamda usai menyerahkan bantuan mesin pertanian, Jumat (14/7) lalu.. Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura, Adolof Yoku, SP. MM foto bersama dengan kelompok tani Mamei-Mamda usai menyerahkan bantuan mesin pertanian, Jumat (14/7) lalu..

Kelompok Tani Mamei-Mamda Dapat Bantuan Mesin Pertanian

Ekonomi & Bisnis Penulis  Senin, 17 Juli 2017 21:11 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Jayapura, kembali membagikan alat mesin pertanian kepada kelompok tani (Keltan) pada Kamis (13/7) lalu. Pembagian dilakukan langsung oleh Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura, Adolf Yoku, SP, MM.
Alat mesin pertanian yang dibagikan merupakan petunjuk langsung dari Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, tersebut diantaranya mesin pengupas kacang tanah dan satu unit mesin hand tracktor.
Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura, Adolf Yoku, SP, MM, menuturkan bantuan alat mesin pertanian ini merupakan instruksi dari Bupati Jayapura pada saat acara penanaman serentak kacang tanah di Kampung Mamda-Mamei, Distrik Kemtuk, pada 29 Juni 2017 lalu.
Alsintan yang dibagikan, terdiri dari satu unit mesin pengupas kacang tanah dan satu unit hand tracktor yang diberikan kepada kelompok tani (Keltan) di Mamei-Mamda (Kemtuk) yang diserahkan langsung oleh Dinas TPH pada tanggal 13 Juli lalu kepada Kepala Kampung dan ketua Keltan di Mamda-Mamei, ujarnya.
Selain itu, kata Kadis Adolf, pihaknya melakukan kunjungan ke Kampung Karya Bumi guna bertemu dengan ketua kelompok pengelola air untuk membahas perbaikan jaringan air (irigasi) yang sudah mengalami kerusakan.
Setelah pemberian bantuan, kami lanjutkan perjalanan ke Karya Bumi, untuk bertemu dengan ketua kelompok pengelola air guna mempersiapkan (mengatur) perencanaan perbaikan jaringan irigasi yang rusak sepajnajang delapan (8) meter, ucapnya.
Karena itu, sangat penting bagi saya selaku Kepala Dinas daripada menuggu lambatnya pekerjaan proyek maka segera dilakukan pengerjaan perbaikan jaringan irigasi, dengan sistem gotong royong antara pihak petani dengan pihak Babinsa yang akan kami undang untuk menyelesaikan jaringan irigasi tersebut, tandas Adolf Yoku.

Dibaca 457 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.