Kasus Diare, Empat Bayi di Kimaan Meninggal | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

Ilustrasi Diare Ilustrasi Diare

Kasus Diare, Empat Bayi di Kimaan Meninggal

Headline Penulis  Kamis, 06 Juli 2017 03:27 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,- Penyakit diare menyerang ratusan Balita di Distrik Kimaam selama bulan Juni 2017, empat diantaranya meninggal dunia karena kekurangan cairan.
Kondisi ini terjadi karena kebiasaan masyarakat di wilayah itu yang mengkonsumsi air yang belum matang (tidak dimasak,red). Kemudian, kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan membuang air besar tidak di jambang.
 “Setelah mendapat informasi langsung kita turunkan petugas dan obat-obatan. Walaupun sarana transportasi menuju ke sana (Kimaam,red) agak sulit,”terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Adolf Janu Bolang kepada wartawan di ruang sidang DPRD Kabupaten Merauke, Rabu (5/7).
Empat bayi yang meninggal dunia tersebar di beberapa kampung diantaranya Kimaam, Kampung Mambo, Kampung Teri dan Kampung Kalilam. Khusus di Kampung Teri kasus diare masih cukup tinggi, tetapi petugas kesehatan sudah stand by di sana untuk memberikan penanganan terhadap para pasien.
Ditambahkan, pihaknya juga sudah konfirmasi ke pihak Puskesmas Kimaam dan mereka sudah sering melaksanakan penyuluhan. Namun, masyarakat sering mengabaikan hal tersebut. Ia mengakui jika dilihat dari data sekarang dibanding dengan tahun lalu memang ada peningkatan kasus diare, namun belum dikategorikan Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Kita akan koordinasikan dengan provinsi dan pelajari lagi kasus ini, apakah termasuk KLB atau tidak,” tuturnya.
Ia menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan lingkungan, minum air yang sudah dimasak dan membuang air besar tidak disembarang tempat. (Melani Razak)

Dibaca 750 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.