Kawasan Abepura Kian Sembrawut, Walikota Geram | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Kawasan Abepura Kian Sembrawut, Walikota Geram

Beri rating artikel ini
(0 voting)
Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano
Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano saat melihat langsung dan melakukan penertiban di beberapa titik wi wilayah batas kota hingga Entrop, akhir pekan kemarin.

 

Jayapura,- Walikota Jayapura Dr.Drs. Benhur Tommy Mano,MM geram saat melihat situasi Kota Jayapura yang terlihat mulai semraut.
Terkait hal tersebut Walikota BTM didampingi kepala OPD terkait turun langsung ke lapangan dan melakukan penertiban mulai dari batas kota hingga wilayah Entrop Jumat (16/6).


Dari pantauan di lapangan Walikota Jayapura BTM terlihat geram saat melihat sejumlah tenda warung yang memakan badan jalan trotoar, sehingga hak pejalan kaki tidak bisa melintas, selain itu ada beberapa lampu jalan yang tidak berfungsi.
Selain itu, banyaknya bagian saluran air yang rusak dikhawatirkan memicu genangan air, dan juga di sekitaran Abepura para angkutan taxi yang parkir sembarang tempat sehingga membuat kemacetan.
Walikota Jayapura Dr.Drs.Benhur Tommi Mano menyayangkan kinerja SKPD terkait yang dinilai lambat.
"Peran dari Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penegak hukum dan juga membec up dinas-dinas tentang peraturan daerah Kota Jayapura dia harus continyu pagi dia harus putar, siang harus putar, malam dan sore harus kontrol, tidak boleh ada bangunan-bangunan liar sepanjanh jalan dan tidak boleh ada bangunan yang mengganggu trotoar dan juga drainase ini harus di bersihkan,"jelasnya usai dikonfirmasi, Jumat (16/6) seusai melakukan pantauan.
BTM juga menyoroti lokasi kosong yang berada di depan pos Kampung Buton.
 "Lokasi tersebut kita akan rataka dan rapikan sehingga semua mobil-mobil rongsokan yang ada di badan-badan jalan dapat terangkut ke lolasi tersebut."
Selain penerbitan di sejumlah titih di Waena dan Abepura, salah satu bangunan putih yang berada di pusat Kota Jayapura yang mana akan juga ditertibkan.
 "Saya berikan batas waktu selama dua minggu untuk pemilik bangunan tersebut harus datang menghadap saya di kantor. Kalau tidak menghadap maka Pemerintah Kota Jayapura akan mengambil sikap meruntukan bangunan tersebut," tegasnya.
Demikian pula, dengan Pasar Entrop akan segera diaktifkan sehingga semua bangunan yang dipakai berjualan di depan jalan maupun bangunan-bangunan yang berada di lokasi terminal semuanya akan dibongkar Pemkot.
"Kami akan membuat surat pemberitahuan kepada mereka untuk mungkin selesai lebaran baru kita akan melakukan pendekatan persuasif dengan mereka supaya jangan terkesan kumuh di daerah entrop ini, maka kita akan atur baik dengan para pemilik los kios yang ada disitu kita atur," katanya
Dikatakan, langkah ini dilakukannya agar tidak terkesan lokasi tersebut kumuh sehingga akan diatur baik dengan pemilik kios dan los.
Diharapkan agar para OPD terkait untuk proaktif turun ke lapangan sehingga biaa melihat permasalahan yang terjadi di Kota Jayapura. (Erna)

Dibaca 488 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.