Bupati Mimika Didenda Rp 20 Milyar | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Bupati Mimika Didenda Rp 20 Milyar

Headline Penulis  Selasa, 13 Jun 2017 06:28 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Lakukan Pemukulan Kepada Staf DPRD”

Jayapura,- Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng dituntut denda sebesar Rp 20 milyar atas pemukulan yang dilakukannya terhadap staf ahli DPRD Mimika.
Tuntutan denda ini disampaikan masyarakat dan anggota DPRP kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe di Rimba Papua Hotel Timika, Senin (12/6) kemarin.
Gubernur Papua juga menerima pernyataan dan menanyakan nasib dan status keabsahan pelantikan anggota DPRD Kabupaten Mimika.


Tampak hadir  Lukas Enembe (Gubernur Papua), Elminus B Mom (ketua DPRD mimika) ,  Letkol Windarto S.Sos ( Dandim mimika) ,  Kompol A. Korowa ( Wakapolres Mimika) , AKBP Victor Dean Mackbon SH. SIK (Kapolres Mimika) , Eltinus Omaleng ( Bupati Mimika) , Doren Wakerwa (asisten 1 Papua), Willi Dekme (staff ahli DPRD Mimika) , Yohanes Kum (tokoh masyarakat Amungme).
Yohanes Kum dalam orasinya di halaman Rimba Papua Hotel mengatakan, dengan  adanya pemukulan yang  dilakukan oleh Bupati kepada  masyarakatnya, tanpa sebab dan minta ganti Rp 20 M, untuk  memulihkan nama baik.
Sementara itu  Ketua DPR, minta disiapkan tempat untuk  duduk bersama perwakilan masyarakat dengan Gubernur dan Bupati, untuk selesaikan masalah pemukulan ini.
Gubernur Lukas Enembe pun menjelaskan,  KPU menetapkan SK 17 dan itu menjadi permasalahan, kita terima surat dari mendagri 2 hari yang lalu dan itu merupakan keputusan lemah. Mana yang harus diakui partai partai mana yang harus diakui dan itu belum jelas.
Sementara itu, dari informasi yang diterima media ini,  Mobil dinas Bupati Mimika, Eltinus Omaleg,SE, MH dirusak massa di depan Rimba Papua Hotel (RPH) pada Minggu (11/6) malam sekitar pukul 20. 35 WIT.
Kejadian ini dipicu pemukulan yang dilakukan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE, MH terhadap Staf Khusus DPRD Kabupaten Mimika, Wily Deikme.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, awalnya Gubernur Papua Lukas Enembe sedang berjalan engan Wily Deikme di dalam hotel. Kemudian, muncul dari belakang Bupati Eltinus Omaleng, yang kemudian memanggil Wily dan berjabat tangan. Setelah itu, diduga Eltinus langsung melakukan pemukulan terhadap Wily.
Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon SH, SIK, MH,MSi kepada mantan anggota DPRD dan massa di depan Rimba Papua Hotel mengatakan kasus ini diserahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan.
"Bagi masyarakat yang melihat secara langsung agar memberikan keterangan kepada penyidik untuk mengungkap kasus pemukulan tersebut," kata Kapolres saat dihubungi wartawan, kemarin.
Terkait dengan kendaraan yang dirusak massa, Kapolres mengatakan sangat prihatin dengan kejadian tersebut.
"Saya harapkan agar kejadian yang terjadi di RPH batas sampai di sini, tidak boleh dibawa keluar. Saya tidak mau terjadi konflik atau perang, jangan sampai ada provokasi, kalau ada informasi yang merugikan agar disampaikan kepada kepolisian atau ke Ketua DPRD Elminus Mom," kata Kapolres. (Fani)

Dibaca 756 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.