47 Pejabat Ikut Lelang Jabatan | Pasific Pos.com

| 21 July, 2019 |

47 Pejabat Ikut Lelang Jabatan

Headline Penulis  Selasa, 13 Jun 2017 06:27 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI, – Sebanyak 47 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura maupun Kabupaten Keroom juga dari Setda Propinsi Papua mengikuti tes lelang jabatan di Kabupaten Jayapura yang di selenggarakan oleh Badan kepegawaian Daerah (BKD), di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Senin (12/6) kemarin.


“Kami melakukan tes lelang jabatan sesuai dengan ketersediaan jabatan yang ada di lingkup Pemerintahan Kabupaten Jayapura, dengan harapan melalui lelang jabatan terbuka ini dapat ditemukan pejabat berkompeten untuk mengisi jabatan,” ujar Kepala BKD Kabupaten Jayapura, Alex Rumbobiar, S.Sos di sela-sela tes lelang jabatan.
Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal penempatan pejabat di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kedepan tentu akan dilakukan melalui proses lelang jabatan secara terbuka supaya pejabat yang kelak menduduki sebuah OPD benar-benar memiliki kompetensi.
Menurutnya, tim penguji dalam tes lelang jabatan terbuka terdiri, tiga orang dari unsur akademisi dalam hal ini dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Papua dan satu dari Kanreg wilayah IX Papua. Sehingga dari kulaifikasi penguji telah memenuhi syarakat untuk menguji pejabat peserta lelang jabatan terbuka.
“setelah melalui hasil tes maka nama-nama yang dinyatakan lolos tes lelang jabatan terbuka akan di serahkan kepada Bupati Jayapura setelah itu bupati akan kembalikan kepada BKD untuk persiapakan guna pelantikan,” jelas Alex
Dirinya menjelaskan, di Kabupaten Jayapura ada sejumlah OPD yang pengisian jabatan pimpinannya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) untuk itu melalui lelang terbuka akan ditemukan pejabat untuk dilantik mendudukin jabatan eselon II sebagai pimpinan OPD.
Rumbobiar memaparkan, sudah saatnya Kabupaten Jayapura sebagai kabupaten induk dapat menjalankan proses penempatan pejabatan dalam posisi pimpinan secara terbuka dan transparan melalui lelang jabatan sehingga tidak terkesan ditutup-tutupi.
Diharapkan, supaya para pejabatan yang akan lolos tes lelang jabatan adalah benar-benar pejabat yang bukan saja lolos kepangkatan dan golongan tetapi pejabat yang memhami benar tugas dan tanggungjawab sebagai sebuah OPD supaya dalam kepemimpinan benar-benar memberikan hasil pembangunan yang maksimal.
“Usai dari tes lelang jabatan ini, tim penguji empat orang akan mengeluarkan hasil berupa pejabat yang lolos selanjutnya nama-nama itu kami serahkan kepada Bupati selaku pimpinan daerah dan kemudian mengembalikan kepada kami untuk persiapan pelantikan,” tukasnya. (Jems)

Dibaca 346 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.