Gubernur: Orang Kristen Selalu Kedepankan Kasih | Pasific Pos.com

| 20 August, 2019 |

Gubernur: Orang Kristen Selalu Kedepankan Kasih

Headline Penulis  Selasa, 06 Jun 2017 09:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua, Lukas Enembe

 

“Pangdam  Pertaruhkan Jabatan dan Pangkat”

JAYAPURA,- Gubernur Papua Lukas Enembe meminta agar pelaku dugaan pembakaran Alkitab yang dilakukan oleh oknum TNI AD bintara untuk segera diproses hukum.
Permintaan gubernur ini disampaikannya kepada pers usai melakukan pertemuan tertutup bersama Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Supit dan juga Kepala Oditurat Militer III-19 Jayapura di Gedung Negara Dok V Atas Jayapura, Sabtu malam (3/6).  


“Kita harap penyelesaian ini supaya tuntas. Karena ini ini Alkitab yang dibakar. Jadi saya minta supaya cepat diproses Panglima dan jajarannya supaya pelaku mendapat hukuman setimpal,”ucapnya menjawab pertanyaan pers terkait hasil pertemuan tertutup itu.
Sebab kata Lukas, saat ini semua gereja sedang menunggu tindak lanjut penyelesaian kasus dugaan pembakaran Alkitab yang terjadi tanggal 25 Mei lalu di Padang Bulan, Distrik Abepura yang sempat membuat kepanikan di warga Kota Jayapura dan sekitarnya.  
“Karena ini semua gereja sedang tunggu. Panglima kita harap segera lakukan proses sesuai dengan ketentuan TNI di Pengadilan Militer,”tukasnya.
Lanjutnya sebagai orang Kristen selalu mengedepankan kasih. Tetapi ulangnya lagi, apa yang dilakukan oleh tersangka ini harus dipertanggung jawabkannya. Sehingga tidak lagi menjadi pertanyaan di kalangan orang  Papua kenapa kitab sucinya dibakar.
Menjawab pertanyaan wartawan untuk menghindari gesekan di masyarakat. Terkait hasil penyidikan dari Pomdam Cenderawasih apakah akan dilakukan secara terbuka. Sebab kasus pembakaran Alkitab ini baru pertama kali terjadi di Tanah Papua yang selama ini selalu bertoleransi.
“Baru kejadian pembakaran baru sekali ini terjadi. Jadi semua orang sedang tunggu – tunggu saya dan menanyakan Pak gubernur ini bagaimana. Mereka ribut soal Ahok penistaan agama bisa diambil tindakan. Tetapi kenapa Alkitab dibakar belum ada tindakan,”tiru gubernur soal keluhan dari masyarakat yang  disampaikan kepadanya.
Namun sebagai gubernur dirinya selalu mengingatkan  kepada masyarakat bahwa orang Kristen selalu bertindak dengan kasih.  
Sementara itu Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI George Supit menjelaskan kasus dugaan pembakaran Alkitab saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Untuk itu dirinya meminta waktu.
“Mudah – mudahan mungkin paling lambat minggu depan. Saya janjinya seminggu. Tetapi ternyata belum selesai mudah – mudahan minggu depan kita bisa selesaikan itu dan kita akan umumkan ke masyarakat secara terbuka dan tentunya kalau memang dia kita nyatakan bersalah,”rincinya.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku tidak ada tidak ada unsur kesengajaan melakukan pembakaran. “Kita akan umumkan dan pada saat ada proses pengadilan kita terbuka. Masyarakat bisa melihat. Saat ini masih dalam proses penyidikan dan sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka yakni satu orang dan sedang ditahan,”bebernya.
Untuk mendalami kasus ini  penyidik Pomdam dan Oditurat Militer telah meminta keterangan beberapa orang. Termasuk juga dari mahasiswa dan beberapa pendeta yang memberikan informasi.
Bahkan untuk menyelesaikan kasus ini. Pangdam menegaskan dirinya akan mempertaruhkan jabatan dan pangkatnya. Jikalau dirinya tidak memproses kasus ini dengan benar.  “Tembak aja panglimanya. Saya orang Kristen dan saya akan bela itu. Kasarnya seperti itu kalau memang anggota saya terbukti. Tetapi tolong beri kami waktu dan yakinlah ini secepatnya akan selesai,”tegasnya.  
Untuk itu dirinya menghimbau kepada masyarakat di Papua dan khususnya di Jayapura agar jangan mudah terpancing dengan isu – isu. Tetapi percayakan dengan proses hukum yang sedang berjalan. Kasus ini dirinya menekankan untuk lebih menekankan kepada asas Praduga tak bersalah.
“Kasihan kalau jadi rusuh dan ribut maka yang nantinya akan rugi adalah masyarakat. Tidak usah takut ada Kodam, Polda dan juga Gubernur,”tandasnya. (Bams)

Dibaca 341 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.