Gubernur Lukas Enembe Dianugerahi Gelar Adat Sultan Raja Panglima Besar | Pasific Pos.com

| 22 May, 2019 |

Gubernur Lukas Enembe Dianugerahi Gelar Adat Sultan Raja Panglima Besar

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe saat dianugerahi gelar kebesaran adat sebagai "Sang Sako Sutan Rajo Panglimo Gadang".

 

PADANG,- Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe dianugerahi gelar kebesaran adat sebagai "Sang Sako Sutan Rajo Panglimo Gadang" yang berarti Sultan Raja Panglima Besar oleh Sholihin Jusuf Kalla DT. Rajo Suku Kutianyar Tanjung Kaciak.


Pemberian gelar adat dilakukan saat Gubernur Lukas Enembe mengunjungi rumah gadang Sholihin Jusuf Kalla DT. Rajo Penghulu, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Kamis (27/5/2017).
Menurut Datuk Panungke Sholihin Yusuf Kalla atau Datuk Rajo Penghulu Atman selaku yang dituakan di Rumah Gadang Sholihin Jusuf Kalla Datuk Rajo Penghulu pemberian gelar penghargaan kepada Lukas Enembe adalah sebagai gelar penghargaan dan penghormatan dari Sultan Rajo Panglimo Gadang.
 “Karena beliau telah datang ke rumah gadang, kami maka sudah selayaknya kita berikan gelar penghargaan dan penghormatan dari Sang Sako Sultan Rajo Panglimo Gadang dari pihak keluarga Sholihin,”jelasnya.
Datuk Rajo Penghulu Atman adalah sepupu dari istri Wakil Presiden RI Ibu Mufida Jusuf Kalla. Dijelaskannya dengan diberikannya gelar ini maka Gubernur telah masuk dalam kekerabatan di  rumah gadang Sholihin Jusuf kalla Datuk  Rajo Penghulu
Disambut dengan tari – tarian khas Ranah Minang yakni Tari Pasambahan yang merupakan tari  penyambutan atau penghormatan terhadap tamu yang datang. Nampak rombongan Gubernur, Sekda Papua Hery Dosinaen, Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa, Asisten Bidang Umum Elysa Auri bersama para kepala SKPD/OPD tiba di rumah gadang sekitar Pukul 12:00 WIB.
Kemudian gubernur bersama Sekda dan tua – tua adat disuguhin sekapur sirih  yang diletakkan dalam carano. Oleh seorang penghulu Adat dengan sebait petata petitih/ pantun yang mengucapkan selamat datang di Ranah Minang di daerah Kampung Tanjung Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat.   
Usai berganti pakaian dengan busana adat minang, gubernur dan ibu beserta rombongan selanjutnya memasuki rumah gadang.
Gubernur Papua Lukas Enembe dianggap patut diberikan gelar kehormatan adat lantaran kinerja dan prestasinya dalam membangun Papua dan menjaga kerukunan antar umat bergama serta berbagai inovasinya dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Pemberian gelar adat ini sebagaimana Surat Keputusan No. 01/5/RGSK/2017. Penganugerahan Sholihin Jusuf Kalla DT. Rajo Penghulu, Atman Panungkek, atas prestasi dan kinerjanya, Gubernur juga kami angkat sebagai anak adat  Suku Kutianyir Tanjung Kociak Nagari Tanjung Bonai," ujar Paduko Kayo, Adrian Indra.
Acara kemudian dirangkaikan dengan penandatanganan Prasasti kunjungan ke Rumah Gadang Sholihin Yusuf Kalla Dt Rajo Penghulu.
Kemudian dirangkaikan dengan penanaman pohon beringin di halaman rumah gadang. Selanjutnya Gubernur dan rombongan melihat dari dekat pameran songket lintau dan hasil budi daya kakao yang merupakan persembahan atau hasil dari Mufida Yusuf Kalla dari UKM (Usaha Kecil dan Menengah) yang telah dibina sekian lama oleh istri Wakil Presiden ini. Dalam penyerahan ini juga gubernur disuguhi atraksi Pencak Silat PSTG binaan Wapres Jusuf Kalla dan juga suguhan tarian dan musik tradisional khas Ranah Minang. (bams/ist)

Dibaca 339 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.