Kapolda : Silahkan Sampaikan Aspirasi Sesuai Koridor | Pasific Pos.com

| 27 May, 2019 |

Kapolda : Silahkan Sampaikan Aspirasi Sesuai Koridor

Headline Penulis  Selasa, 16 Mei 2017 11:59 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kapolda Papua,  Irjen (Pol) Boy Rafli Amar

 

Jayapura — Kapolda Papua,  Irjen (Pol) Boy Rafli Amar mempersilahkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan satu catatan yaitu sesuai koridor dan mekanisme yang berlaku. Hal ini dikatakan Kapolda Papua terkait demo yang dilakukan oleh warga masyarakat kota Jayapura  yang dimotori oleh persekutuan gereja – gereja.


“Kita mendengar dan menangkap aspirasi publik, dan sepanjang semua aspirasi itu disampaikan melalui koridor dan mekanisme menyampaikan pendapat di muka umum, Polri akan memberikan pengamanan, karena negara memberikan jaminan kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan batasan – batasan tertentu, sedangkan aspirasi dan tuntutan mereka, kita di daerah tentunya merujuk kepada apa yang sudah menjadi keputusan hukum di tingkat pusat”, kata Boy Rafli Amar, di acara coffe morning dengan insan pers di Mapolda Papua, Senin (15/5/2017).

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa  polisi sudah pasti akan berada di garda terdepan dalam melaksanakan dan menjalankan apa yang menjadi perintah Undang – Undang, termasuk juga desakan untuk menolak masuk dan berkembangnya paham – paham yang bertentangan dengan Undang Undang yang ada di Indonesia.

"Kita merujuk saja pada aturan dan ketentuan perundang – undangan, kalau pemerintah sudah memutuskan demikian, tentunya Polri akan mengamankan apa yang menjadi keputusan pemerintah, tetapi pasti Polda Papua juga telah mengantisipasi dan memantau kelompok – kelompok yang mengkampanyekan atau menyuarakan radikalisme maupun kelompok – kelompok yang bertujuan memecah belah NKRI”, kata Irjen (Pol) Boy Rafli Amar.

Menurut Kapolda Papua, selain mengantisipasi berkembangnya kelompok – kelompok radikalisme dan yang ingin merongrong kedaultan NKRI baik yang datang dari luar maupun dari dalam Papua, Polda Papua juga focus bagaimana isu – isu yang berpotensi menciptakan kerawanan social dan konflik social bisa di minimalisir dampaknya bagi kedamaian di

“yang terpenting isu dan wacana yang berkembang di masyarakat, jangan sampai menimbulkan konflik social, makanya komunikasi, koordinasi serta masukan dari seluruh stake holder di Papua sangat kita butuhkan, karena kita tidak ingin kedamaian, kebersamaan dan keberagaman yang sudah bak terpelihara di Papua akhirnya harus koyak karena isu – isu yang terus berkembang”, kata Irjen (Pol) Boy Rafli Amar lagi. (Fani)

Dibaca 676 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.