Bupati Tolikara UGW Resmikan 3 Unit Bangunan di Bokondini | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Bupati Tolikara UGW Resmikan 3 Unit Bangunan di Bokondini

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo, SE.M.Si ketika meresmikan Kantor Kas Bank Papua Bokondini.


"Dengan Hadirnya Bank di Empat Wilayah Mampu Mempermudah Proses Transaksi Bagi Warga"

BOKONDINI,- Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo, SE. M.Si pada akhir pekan kemarin telah meresmikan tiga unit bangunan di Distrik Bokondini, diantaranya Kantor Kas Bank Papua Bokondini,  Kantor Distrik Bokondini, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Bokondini.


Seperti kita ketahui bersama Bokondini dikenal sanagat  luas serta memiliki kekayaan alam yang melimpah akan buah – buahan dan sayur – sayuran sehingga daerah ini kedepan tentu berpotensi akan menjadi salah satu daerah yang mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis industry agro bisnis.
Karenanya Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si yang saat itu didampingi Wakil Ketua I DPRD Tolikara Epius Obama Tabo,S.Sos, dan Sekda Tolikara Drs. Panus Kogoya bersama rombongan, selain meresmikan tiga unit bangunan diantaranya Kantor Kas Bank Papua Bokondini, Kantor Distrik Bokondini,dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro PLTMH Bokondini. Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo juga melakukan  peletakkan bantu pertama untuk pembangunan lima Jembatan,dan Pembangunan Rumah Rakyat, serta Pembangunan Kantor Koordinasi Pemerintahan Pemkab Tolikara di Bokondini pada akhir pekan kemarin.
"Kebijakan bapak Gubernur Papua, Lukas Enembe telah  meminta pimpinan Bank Papua tidak membuka atau membangun kantor Bank Papua lebih banyak di luar Papua dan Papua Barat tetapi memperbanyak kantor  Bank Papua di seluruh Papua dan Papua Barat mulai dari kota hingga ke daerah – daerah pelosok, " kata Usman G Wanimbo atau disingkat UGW disela-sela acara peresmian Bank Papua di Bokondini.
Apalagi kata Bupati UGW,  pihaknya mengacu pada kebijakan Gubernur Papua, dimana Pemerintah Tolikara telah mengambil langkah cepat dengan membangun sejumlah Kantor kas Bank Papua di beberapa wilayah pembangunan yaitu di wilayah pembangunan bagian timur di pusatkan di Bokondini, wilayah pembangunan bagian barat di pusatkan di Kanggime dan wilayah pembangunan bagian utara di pusatkan di Mamit atau Kembu,dan di Karubaga ibu kota Tolikara. "Ini sudah di bangun lebih awal sehingga sudah menjadi KCB Karubaga, " kata Usman.
Lanjut dikatakan, jika nasabah bertambah banyak maka ditunjang dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat meningkat tentunya kedepan. Sehingga status kantor kas bisa berubah ke KCB.
Karena itu Bupati UGW meminta kepada masyarakat Bokondini dan sekitarnya segera membuka buku tabungan di kantor kas Bank Papua Bokondini karena salah satu syarat untuk menjadi KCB adalah jumlah nasabah harus lebih banyak.
Menurutnya, Pemkab. Tolikara membangun Bank Papua di sejumlah tempat itu lebih cepat karena selama ini banyak dana – dana dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah lebih banyak turun langsung di Kampung-kampung/Desa seperti dana Prospek,PNPM Mandiri,dan Bandes,serta bantuan lainnya.
Namun kata Usman, jumlah dana itu lebih banyak tidak di gunakan sesuai peruntukannya.  Karena selama ini terima dananya di Tolikara atau di Wamena sehingga di tengah jalan dana – dana itu sering berkurang dengan alasan biaya perjalan dan akomodasi penerima dana bantuan, sehingga yang diterima masyarakat kampung tentu sedikit.
"Untuk menekan persoalan itu Pemkab. Tolikara mengambil langkah bijak dengan membangun kantor Kas Bank Papua di sejumlah tempat pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, " jelasnya.
Untuk itu Bupati Usman G.Wanimbo menegaskan, sejumlah dana – dana bantuan dari pemerintah pusat dan daerah bagi kampung – kampung itu kedepan akan di terima langsung oleh yang bersangkutan melalui Kantor Kas Bank Papua yang di siapkan Pemkab ini.
Selain itu kata Usman, bagi ASN,  baik guru, tenaga kesehatan, Aparat kampung, kepala suku, dan TNI/Polri,yang bertugas di masing – masing wilayah pusat pemerintahan itu menerima hak – haknya melalui kantor Kas Bank Papua terdekat.
 “Bagi ASN dan Aparat Kampung, kepala suku,serta anggota TNI/Polri yang bertugas di daerah – daerah pelosok menerima hak – haknya lebih lambat sekitar tanggal belasan hingga puluhan karena menunggu orang yang mengurusnya di Kabupaten. Karenanya kehadiran kantor kas Bank Papua ini juga menekan persoalan itu, " tegas Bupati Usman G Wanimbo.
Dijelaskannya, empat wilayah pembangunan itu memiliki keunggulan hampir sama di bidang pertanian yakni produk unggulan pertanian yang di handalkan saat ini adalah perkebunan kopi,buah merah, nenas,umbi-umbian, serta sayur-sayuran lainnya.
Karena itu,  Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo yakin kehadiran bank di empat wilayah pembangunan itu akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian dan peternakan akan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Tolikara.
Untuk itu Usman, berharap dengan hadirnya bank di empat wilaya ini mampu mempermuda proses transaksi bagi warga menyimpan maupun mentransfer uang kepada anak – anaknya yang bersekolah di luar Tolikara seperti di Jayapura maupun di jawa, Sulawesi dan daerah lainnya.
"Selama ini orang tua kita yang tinggal di kampung-kampung ketika mengirimkan uang sekolah kepada anak – anaknya yang bersekolah di berbangai daerah sering mengalami kesulitan karena mereka harus ke Karubaga dengan mengeluarkan biaya besar dan membutuhkan waktu berhari – hari seperti ongkos mobil pulang pergi dan harus menginap di rumah keluarga mengingat jauhnya perjalanan. Karena itu dengan hadirnya kantor kas Bank Papua di empat daerah ini mampu menekan kesulitan masyarakat bertransaksi baik mengirimkan untuk anak – anak sekolah maupun untuk menyimpan uang, " ungkapnya.
Sementara itu dihari yang sama, peresmian PLTH Bokondini,  dan Peletakan batu pertama untuk Pembangunan 5 jembatan, serta Pembangunan rumah rakyat itu,  juga di lakukan guna menyukseskan Kongres Gereja Injili Di Indonesia GIDI, yang rencananya BPH GIDI akan di gelar pertengahan tahun 2018 di Bokondini.
Karena itu, Bupati Usman Wanimbo berkomitmen sejumlah pembangunan yang sudah meletakkan batu pertama ini akan di bangun segera dan ditargetkan dalam tahun 2017 sudah harus rampung.
"Karena sesuai pengalaman pada saat kongres seperti ini yang akan menghadiri selain dari Indonesia juga datang dari luar negeri. Karena itu kota Bokondini infrastruktur dasar kita sudah harus mulai dari awal, " ujar Usman.
Diakuinya, daerah Bokondini pertama kali ditemukan oleh para misi pembawah ajaran nasrani dari Eropa.
"Dari Bokondini ajaran nasrani di sebarkan di seluruh Tolikara hingga di luar Tolikara. karena itu kota Bokondini kita menata dengan mata rohani kita secara menyeluruh, " pesannya. (Tiara)

Dibaca 719 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.