3.500 Personil Dikerahkan Untuk Pengamanan Presiden | Pasific Pos.com

| 17 July, 2019 |

3.500 Personil Dikerahkan Untuk Pengamanan Presiden

Headline Penulis  Selasa, 09 Mei 2017 11:03 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Apel pengamanan Presiden di Mako Brimob Papua, Kotaraja Jayapura, Senin kemarin

 

JAYAPURA- Sebanyak 3.500 personil gabungan TNI/Polri dikerahkan untuk pengamanan VVIP kunjungan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo ke Papua.
Kepala kepolisian daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Boy Rafli Amar menegaskan, pihak Polda Papua mensupport  pengamanan VVIP . Dimana pengamanan VVIP ini dipimpin langsung oleh Dandrem 172/PWY.


"Semua hari ini kita apelkan, kita berikan arahan yang selanjutnya dilakukan  gladi pengamanan di lapangan. Kita akan sama-sama ke lapangan terutama melakukan pemetaan terhadap personil yang ditempatkan," tegas Kapolda Papua, Boy Rafli Amar usai apel bersama.
Kapolda menegaskan, personil yang diturunkan lebih dikhsususkan untuk pengamanan titik titik tertentu sepanjang jalur yang dilalui Presiden, termasuk objek tempat-tempat dilaksanakan kegiatan, seperti di daerah Skouw perbatasan RI-PNG, jalan Holtekamp-Hamadi, Kota Jayapura, Gor Cendrawasih.
 "Kunjungan pak Presiden ke Papua  yang dilakukan berdasarkan yang disampaikan kepada kami yakni, wilayah kabupaten Jayapura, Kota jayapura dan Jayawijaya. Untuk Merauke belum ada agenda, tapi kita terus komunikasi, " katanya.
Lanjut Kapolda, untuk jumlah pengamanan VVIP akan dikerahkan sebanyak 3500 personil dari gabungan TNI/Polri. "Personil sudah diberikan bekal, sehingga langsung melakukan gladi di lapangan," ucapnya.
Sementara itu, Dandrem 172/PWY Kolonel Inf. Boni Pardede mengatakan, dengan personil yang diturunkan diharapkan bisa berjalan dengan aman dan lancar sampai kembali ke Jakarta.
Dandrem pun menepis adanya aksi demo yang rencana dilakukan oleh kelompok KNPB.
 " Mudah-mudahan demo tidak ada. Kunjungan Presiden ke Papua hanya meninjau pembangunan yang sudah masuk dalam program sehingga kami berharap tidak ada aksi nanti," tukasnya.
Khusus kunjungan Presiden ke Wamena, lanjut Dandrem tetap menggunakan kekuatan yang ada. "Tidak ada penambahan pasukan. Semua menggunakan personil yang sudah kami tetapkan," katanya.
Dandrem pun berharap agar cuaca bersahabat saat kunjungan ini.
"Ya, dari Wamena ke Hebema yang merupakan ujung aspal digunakan kendaraan roda empat, yang selanjutnya sepeda motor. Kita jamin aman atas kunjungan nanti," pungkasnya.  (Fani)

Dibaca 289 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX