BBM Ilegal Belum Dieksekusi Kejati Papua | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

BBM Ilegal Belum Dieksekusi Kejati Papua

Headline Penulis  Senin, 20 April 2015 21:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Klas I Jayapura menyatakan, sebanyak 30 drum bahan bakar minyak ilegal belum dieksekusi oleh Kejaksaan Tinggi Papua.
"Selain dalam drum, BBM ilegal itu dalam jeriken berukuran 20 liter," kata Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Klas I Jayapura, Frianti Sanang, di Jayapura, Minggu (19/4).
BBM ilegal itu, lanjut dia, disita dari beberapa daerah di Papua oleh pihak kepolisian dan diserahkan secara bertahap untuk disimpan. "BBM itu ada yang sudah dua tahun, bahkan lima tahun tapi masih ditahan, ada juga yang sudah ada putusan pengadilan tetapi belum dieksekusi oleh Kejaksaan Tinggi Papua," katanya lagi.
Menurutnya, sebagian BBM itu di antaranya sudah rusak parah namun masih disimpan karena belum dieksekusi.
"Kami selalu berkoordinasi dengan Kejati Papua terkait eksekusi, tapi tidak tahu apa alasanya sehingga BBM ilegal itu belum dieksekusi," ujarnya pula.
Ia menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kejati Papua baik melalui telepon, surat maupun pertemuan langsung. Namun hingga kini belum ditindaklanjuti. "Mudah-mudahan ada tanggapan secepatnya dari pihak Kejati Papua, sehingga segera dieksekusi," ujar dia lagi. (SP).

Dibaca 386 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.