Gol “Gratisan” Persipura Dapat Tiga Poin | Pasific Pos.com

| 24 May, 2019 |

Gol “Gratisan” Persipura Dapat Tiga Poin

Headline Penulis  Selasa, 25 April 2017 14:12 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Pelatih Persipura, Liestiadi

 

JAYAPURA,- Bali United mengalami kekalahan kedua beruntun pada pertandingan Liga 1. anak-anak asuhan Hans-Peter Schaller kalah 1-2 dari Persipura Jayapura di Stadion I Wayan Dipta, Minggu (23/4/2017).
Sukses Persipura membawa tiga poin berkat gol "gratisan" Abdul Rahmnan. Palang pintu berbadan tinggi besar itu salah mengantisipasi sepakan terarah Friksa dari kiri pertahanan melepaskan tembakan.


Persipura mengawali pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta dengan menjanjikan setelah berhasil menjebol gawang tim tuan rumah di menit ke-4.
Sebuah umpan terobosan meloloskan Marinus Maryanto dari jebakan offside. Lewat sepakan keras, ia pun berhasil membuat Persipura memimpin.
Bali United merespons di menit ke-32. Sebuah umpan dari Yabes Roni berhasil dituntaskan dengan jitu oleh Sylvano Comvalius untuk mengubah skor jadi satu sama.
Dua menit menjelang turun minum, lahir satu gol lagi. Berawal dari kesalahan antisipasi, Abdul Rahman Sulaiman justru mengirim bola ke dalam gawang timnya sendiri. Gol bunuh dirinya membuat Persipura unggul lagi.
Tak ada gol tambahan di paruh kedua laga kendatipun kedua kesebelasan mencatatkan peluangnya masing-masing. Persipura pun berhak atas poin penuh, membuatnya kini meraih empat poin dari dua laga, sementara Bali United belum punya poin akibat dua kekalahan. "Kami mengucapkan puji syukur atas kemenangan ini. Ini kmenangan tim, kemenangan semua, kemenangan suporter dan semua orang-orang yang mendoakan kami," kata Liestiadi, selepas pertandingan.
"Pertandingan tadi sangat ketat. Ini pertama kami away (tandang). Bali United juga bukan tim lemah, jual beli serangan terjadi. Tapi, Dewi Fortuna (Dewi Keberuntungan) milik kami. Tiga poin bisa kami raih," tambah eks asisten pelatih timnas Indonesia itu. Kendati begitu, Liestiadi menegaskan timnya masih harus berbenah untuk laga berikutnya. Salah satunya dari segi ketajaman penyelesaian akhir. Pada kesempatan itu juga dia memuji performa para pemain mudanya di laga ini, yakni Marinus Mariyanto Wanewar dan Prisca Womsiwor. "Mereka membayar kepercayaan saya dengan tampil baik dan maksimal," ujarnya.
Sementara itu, penggawa Persipura Elisa Yahya Basna mengakui sangat gugup bermain di laga ini. "Pertandingan tadi sangat ketat. Terima kasih kepada pelatih yang sudah memberi kepercayaan kepada saya," ujar Elisa.
Di sisi lain, Persipura juga mempersembahkan kemenangan ini untuk masyarakat Papua dan artis Julia Perez. Artis yang akrab disapa Jupe itu memang saat ini sedang terbaring lemah lantaran sakit keras yang diidapnya.
"Kami berdoa semoga dia cepat sembuh dan kuat melawan penyakit yang diidapnya," kata Ridwan 'Bento' Madubun, media officer Persipura.
Dukungan moril ini diberikan Persipura lantaran Jupe pernah hadir mengisi acara dalam peluncuran tim pada musim 2010. "Pada tahun itu juga (2010) kami menjadi juara. Jadi wajar kemenangan ini kami persembahkan juga untuk mbak Jupe. ?Kami akan mencari waktu menjenguk dia. Kami berdoa supaya dia kuat menjalani proses pengobatannya," ucap Bento. (Hermon)

Dibaca 346 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.