Gubernur: PON XX Tetap Dilaksanakan di Papua | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

Gubernur: PON XX Tetap Dilaksanakan di Papua

Headline Penulis  Selasa, 18 April 2017 13:29 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua Lukas Enembe didampingi Sekda Hery Dosinaen, saat memimpin Rapat Persiapan Penyusunan Biaya Infrastruktur PON dengan pimpinan OPD di Gedung Sasana Karya, Kantor Gubernur Papua, akhir pekan kemarin.

 

JAYAPURA – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, SIP, MH memastikan bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 tetap dilaksanakan di Papua.
“Jangan ragu kalau Papua tidak jadi tuan rumah PON XX. Papua tetap laksanakan PON,”tegas Gubernur Enembe saat memimpin Rapat Persiapan Penyusunan Biaya Infrastruktur PON dengan pimpinan OPD di Gedung Sasana Karya, Kantor Gubernur Papua, Kamis (13/4/2017).

Gubernur mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur PON 2020 di Papua saat ini sudah mulai dilaksanakan. Dan khusus untuk pembangunan stadion utama di Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura sudah dimulai dan diharapkan rampung tepat waktu.
Oleh karena itu, Gubernur Enembe kembali menegaskan agar seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan dalam berbagai pembangunan yang saat ini sedang dilaksanakan pemerintah.
 “Pembangunan stadion utama di Kampung Harapan Sentani sudah dimulai. Dan material serta para pekerja sebanyak 600 orang sudah siap kerja siang malam,”terangnya.
Lebih jauh orang nomor satu di Papua ini menjelaskan, menindaklanjuti pertemuan dengan Presiden pada 28 maret 2017 lalu, maka Pemerintah Provinsi Papua bersama PB PON 2020 telah mempersiapkan biaya infrastruktur PON diantaranya biaya infrastruktur pendukung, akomodasi, venues PON dan kesiapan lainnya.
Selain pembangunan infrastruktur, lanjut Gubernur Enembe, pihaknya juga konsen untuk tekhnis penyelenggaraan PON yang meliputi peralatan PON, venues, panitia serta sumber daya manusia (SDM) pendukung penyelenggaraan yang membutuhkan biaya cukup besar.
Selain itu, Gubernur Lukas Enembe pelaksanaan PON 2020, bukan merupakan prioritas utama bagi Papua.
“Saya juga minta jangan dulu kita berpikir untuk bagaimana menjadi juara. Tapi bagaimana kita mempersembahan atlet Papua jadi juara di tingkat nasional dan internasional. Itu saja sudah cukup,”ujar Lukas.
Ia khawatir menjadi juara dengan status tuan rumah, justru berpotensi menjadi “boomerang” yang dapat dilontarkan semua pihak, untuk menjatuhkan Papua.
Gubernur menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya bersama instansi terkait telah bertemu Presiden Jokowi. Dalam pertemuan itu, pihaknya telah melaporkan perkembangan agenda penting PON 2020.
Sementara tindak lanjut dari laporan itu, Jokowwi berkehendak agar Papua menyampaikan draft usulan pembiayaan untuk diajukan menjadi Instruksi Presiden (Inpres) yang bakal menjadi acuan bagi kementerian dan lembaga terkait untuk menunjang pembiayaan.
Usulan pembiayaan ini sebelumnya akan dibicarakan secara khusus dalam rapat terbatas bersama Presiden, kementerian terkait, Pemprov Papua, serta Pemda di tiga klaster.
“Rencananya dalam bulan ini juga kita akan dipanggil untuk rapat kabinet dengan Presiden. Makanya saya harap segera dibuat draft rancangan Inpresnya, sehingga diusulkan kepada pusat. Hanya draftnya itu harus sesuai dengan keinginan kita supaya pelaksanaan PON di Papua bisa berjalan sebagaimana mestinya,” tutup dia.
Sementara itu, dijadwalkan pada hari ini, Selasa (18/4/2017) Gubernur Papua bersama masyarakat Kampung Harapan akan menggelar ibadah syukuran di lokasi pembangunan stadion utama kampung sebagai pertanda dimulainnya pembangunan stadion utama Papua Bangkit. (Bams)

Dibaca 484 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX