Batalyon Mekanis 516/CY Kembali Mengukir Prestasi Diakhir Penugasan | Pasific Pos.com

| 20 August, 2019 |

Batalyon Mekanis 516/CY Kembali Mengukir Prestasi Diakhir Penugasan

Headline Penulis  Kamis, 13 April 2017 13:57 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Penyerahan satu pucuk senjata api laras panjang dan 6 butir peluru.

 

Sentani, Batalyon Mekanis 516/CY kembali mengukir prestasi diakhir masa masa penugasannya di Papua.

Berkat pendekatan ke masyarakat dan kepercayaan masyarakat kepada prajurit Yon 516/CY, akhirnya masyarakatpun dengan sukarela menyerahkan senjata yang dimilikinya.

Dari pantauan media di lapangan, Selasa pagi kemarin Kpt.  Inf. Chandra Jaya Maulana, Srt Angger Tristyantanto Ekasiwi Balidik dan Prt Habib Budi Talidik beranjangsana ke rumah AN, di PIR IV.

Saat melaksanakan anjangsana, Kpt Inf Chandra Jaya Maulana mendapat informasi tentang kepemilikan Senpi laras panjang yang dimiliki rekannya atas nama MW. AN dan MW adalah mantan simpatisan KSB wilayah Wembi  pimpinan TY.

Dari hasil pembicaraan, akhirnya merekapun sepakat menyerahkan satu pucuk senjata laras panjang bersama 6 butir peluru.

Sementara itu Kapt. Inf Chandra dan Komandan Batalyon Mekanis 516/CY, Letkol Inf Lukman Hakim saat ditemui Pasific Pos di Keerom menceritakan bagaimana upaya para prajurit saat melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat.

"Ini diawali pada perayaan Natal 25 Desember tahun lalu. Kpt Inf Chandra Jaya Maulana bersama beberapa anggota dan warga melakukan anjangsana atau pegang tangan ke rumah rumah warga yang merayakan Natal. Salah satu warga yang dikunjungi adalah rumah MW di Kp.Wembi," ujar Letkol Inf. Lukman Hakim.

lebih lanjut dikatakannya, setelah masa Natal berakhir, hubungan persaudaraan antara  Kpt Inf Chandra Jaya Maulana dan MW terus berlangsung.

"Saat itulah wawasan tentang hukum, khususnya tentang larangan memiliki senjata api, sesuai UU Darurat No.12 Th. 1951 tentang larangan memiliki Senpi disampaikan oleh Kapt Chandra," ujar Lukman Hakim.

Kemudian pada 22 Februari 2017, Kpt Inf Chandra Jaya Maulana kembali berkunjung ke rumah MW. Saat itu MW mengungkapkan bahwa dirinya masih menyimpan senjata api laras panjang yang dulu dipergunakan saat masih aktif menjadi simpatisan KSB, dan rencana akan mengambil senjata api tersebut dari tempat penyimpanan dan akan menyerahkan senjata api tersebut kepada Satgas Yonif Mekanis 516/CY.

Mendengar hal itu, Chandra kembali dan menceritakannya kepada Komandan batalyon 516/CY. "Tentu saja niat baik ini kami terima dengan senang hati. Dan saya minta kepada Kapt. Chandra untuk membicarakannya lebih intens dan penyerahan dalam waktu dekat," ujar Lukman Hakim.

Kemudian pada hari Jumat pekan lalu, Kpt Inf Chandra Jaya Maulana menerima informasi bahwa MW  sudah mengambil senjata api jenis Mouser yang dia simpan dan akan menyerahkan kepada Satgas Yonif Mekanis 516/CY pada hari Senin  disuatu tempat dekat Kampung Sawiyatami.

Janji Matheus pun ditepati, Senin siang MW menyerahkan  1 (satu) pucuk senjata standar laras panjang jenis Mouser dan 6 butir munisi kaliber 7,62 mm, kepada Kpt Inf Chandra Jaya .

Usai mendapatkan senjata ini, Komandan Yon Mekanis 516/CY beserta Kapt. Inf. Chandra pun menyerahkan senjata berupa Senjata Standar Jenis Mouser beserta 6 butir Munisi kaliber 7,62 MM kepada Komandan Korem 172/PWY di Makorem. (Fani)

Dibaca 1011 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.