33 Anggota Polres Puja Dinyatakan Disersi | Pasific Pos.com

| 22 August, 2019 |

33 Anggota Polres Puja Dinyatakan Disersi

Headline Penulis  Selasa, 11 April 2017 13:54 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. AM. Kamal, SH

 

Jayapura,- Sebanyak 33 orang anggota Polres Puncak Jaya (Puja) dinyatakan disersi dan nengakibatkan gaji ke 33 anggota tersebut dikembalikan ke kas negara. Demikian dikatakan  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. AM. Kamal, SH saat di konfirmasi,  terkait berita  di beberapa media bahwa 33 anggota Polres Puncak Jaya  melapor ke Ombudsman RI Perwakilan Papua.

 "Pemberitaan tersebut kami sudah meminta klarifikasi ke Kapolres Puncak Jaya. Kapolres mengatakan bahwa ke 33 anggota tersebut telah melakukan disersi atau meninggalkan tugas
tanpa ijin kepada Kesatuan lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut berdasarkan rekapan absensi dari Seksi Propam Polres Jayapura. Sehingga Kapolres menerbitkan Surat Perintah
penghentian Gaji terhitung mulai tanggal 1 Januari 2017 dengan tujuan agar anggota tersebut kembali melaksanakan tugas di Mapolres Puncak Jaya," ujar Kabid Humas dalam rilisnya yang diterima redaksi kemarin.
Diterangkan lebih lanjut,  ke 33 anggota tersebut meninggalkan tugas dan telah kembali melaksanakan Dinas di Mapolres Puncak Jaya pada Januari 2017 sebanyak 4 orang, pada Februari 2017 sebanyak 20 orang dan pada Maret 2017 sebanyak 9 orang . Ini berdasarkan rekapan absensi dari seksi Propam Polres Puncak Jaya. Atas kehadiran
ke 33 anggota tersebut diterbitkan Surat Perintah Pengaktifan Gaji disesuaikan saat anggota tersebut kembali melaksanakan tugas.
Dalam proses pengaktifan gaji dari Seksi Keuangan Polres Puncak Jaya, apabila waktu pengaktifn gaji sudah melebihi batas waktu pengurusan maka akan diproses pada bulan  berikutnya dikarenakan proses pengaktifan gaji melalui KPPN Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
"Sehingga ke 33 anggota tersebut tidak dapat menerima gaji pada saat yang bersangkutan baru melaksanakan Dinas karena harus diproses terlebih dahulu pengaktifan gaji pada bulan  berikutnya diurus harus melalui KPPN Wamena. Sehingga ke 33 anggota tersebut, baru dapat menerima gaji Terhitung Mulai bulan April 2017," ujar Kabid Humas.
Sementara itu untuk jatah beras Polres Puncak Jaya tidak menerima secara fisik beras namun di uangkan yang sudah melekat pada gaji.
Lanjutnya, kendala yang dihadapi di Mapolres Puncak Jaya saat ini anggota menerima gaji melalui ATM Mandiri
sedangkan di Kabupaten Puncak jaya belum ada Bank Mandiri.
Kabid Humas menambahkan, bagi setiap anggota yang tidak masuk kantor atau tidak melaksanakan tugas sampai 1 bulan tanpa alasan (Disersi), Kapolres atau Kepala Kesatuan dapat menghentikan penggajiannya dan diproses hukum. Jika anggota tersebut kembali melaksanakan tugas atau masuk kantor maka pengaktifan gajinya harus di mintakan kembali ke KPPN setempat, begitu juga bagi anggota yang tidak masuk kantor tanpa keterangan atau melaksanakan Cuti itu juga tidak diberikan remunerasi.  "Jika anggota terlambat masuk kantor selama 3 jam anggota tersebut tidak mendapatkan remunerasi, semua sudah diatur dalam
aturan Internal Kepolisian seperti pemotongan keterlambatan anggota dalam melaksanakan 1 jam, 2 jam dan seterusnya," ujar Kabid Humas. (Fani)

Dibaca 580 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.