Kadis PU Bantah Deklarasi Cagub Sulsel | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Kadis PU Bantah Deklarasi Cagub Sulsel

Headline Penulis  Rabu, 05 April 2017 13:40 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kapala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Papua, Djuli Mambaya

 

JAYAPURA,- Kapala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Papua Djuli Mambaya membantah telah mendeklarasikan diri sebagai calon Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun depan.
Peryataan ini untuk mengklarifikasi pemberitaan beberapa media dan sejumlah pihak legislatif Provinsi Papua yang menyoroti keikutsertaan Djuli dalam Pilgub Sulsel.

Djuli saat ditemui di ruang kerjanya menuturkan, terkait dengan beberapa
Oknum menyebutkan dirinya tidak berada ditempat setelah di lantik sebulan lalu untuk mendeklarasikam diri sebagai Calon Gubernur itu tidak benar.
" Saya tidak berada ditempat itu dikarenakan saya ada bertemu dengan Kemendag guna membahas dana Otsus dalam memyusun program kerja pembangunan dan disitu saya bicara tentang papua bukan bicara yang tidak menyangkut apa-apa, seminggu lalu saya ada di Manado mengikuti Rakor tentang PU," jalasnya.
Lanjut Djuli, terkait dengan Deklarasi itu yang menyebutkan dirinya di Beberapa media Hanya salah presepsi dari oknum-oknum terkait yang diberitakan oleh beberapa media.
" keluarga saya mendorong saya sebgai figur, tapi itukan mereka, ya saya hanya mengikuti iforia dari keluarga saya saja, massa deklarasi tanpa ada Penguaung partai politik, sedangkan untuk spanduk maupun baliho itupun dari keluarga saya," tuturnya.
Ia pun menambahkan terkait isu yang menyebutkan dirinya menggunakan anggran PU untuk mendeklarasikan dirinya sebagai calon Gubernur Pemprov Sulawesi selatan tidak benar.
" bagaimana mau pakai dana PU untuk deklarasi, saya saja Untuk Perjalan dinas masih mengunggunakan uang pinjaman dari keluarga dikarenakan DPA belum ada, saya mengambil inisiatif untuk pinjam demi kepentingan Tanah papua, terkait baliho serta spanduk yag dipasanga hanya iforia keluarga saja, mau maju rumah saja masih sewa kontrak," tuturnya.
Ia menyampaikan terkait dengan penyampaian dirinya sebagai kepala Dinas PU untuk di gantikan dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan dalam hal ini Gubernur Provinsi Papua.
" semua kewenangan ada di bapak Lukas Enembe, saya tau bapak lukas itu orangnya bisa menilai kinerja orang lain, saya sudah mengabdi di tanah papua selama 17 tahun demi kepentingan kita semua di tanah Papua. Saya baru di lantik di PU ini saja saya masah banyak mengerjakan PR yang belum terselesaikan apa lagi kemarin ada kasus yang berkaitan dengan dinas ini, sehingga sampai-sampainya saya harus bekerja keras bersama tim, pergi pagi pulang Tengah malam," pungkasnya. (Ridwan)

Dibaca 391 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.