DPR Papua Sesalkan Pemalangan Pasar Mama Papua | Pasific Pos.com

| 24 July, 2019 |

DPR Papua Sesalkan Pemalangan Pasar Mama Papua

Headline Penulis  Kamis, 30 Maret 2017 12:34 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Komisi II Bidang Ekonomi, Deerd Tabuni

 

JAYAPURA, - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Komisi II Bidang Ekonomi, Deerd Tabuni mengaku,  menyesalkan sikap oknum yang mengatas namakan adat dalam pemalanagan Pasar Mama Papua.
"Pasar Mama Papua sudah jadi, spanduk yang dipasang atas nama adat beberapa waktu lalu itu coba melihat siapa yang bayar karena tanah itu milik BUMN yang ditempati Damri," kata Deerd kepada wartawan di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (29/3).

Menurut Deerd, pasar yang terletak di jalan Percetakan atau depan Hotel Aston Jayapura sebelum menjadi pasar, tak ada masyarakat yang mengatas namakan adat memalang Pasar Mama Papua, namun hingga berdiri megah seperti sekarang ini baru ada pemalakan.
"Tanah pemerintah pusat, dan sudah bangun Pasar Mama Papua, dengan itu negosiasi sampai enam tahun kami urus masalah tanah yang sudah dijadikan Pasar Mama Papua," ujar Deerd.
"Jadi, tolong untuk hak ulayat tanah adat mohon duiperhatikan kalau mau minta bayar sama siapa. Harus jelas mau minta ke Pemerintah Provinsi, Kota, Kabupaten atau ke Pemerintah Pusat," kata Deerd menambahkan. (Ramah)

Dibaca 817 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.