Gubernur Papua Bertemu Presiden Jokowi | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

Gubernur Papua Bertemu Presiden Jokowi

Headline Penulis  Kamis, 23 Maret 2017 10:09 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua Lukas Enembe bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2017).

 

“Laporkan Perkembangan Papua Sekaligus Undang Jokowi ke Papua”

JAKARTA,- Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta pusat, Rabu, (22/3/2017) siang kemarin. Pertemuan Bapak Gubernur dengan Bapak Presiden tersebut dalam rangka melaporkan langsung perkembangan pembangunan di Papua.

“Pagi ini kami telah melaporkan kepada Bapak Presiden, Pak Jokowi perihal perkembangan terakhir di Papua. Banyak Hal yang kami sampaikan dan Bapak Presiden merespon laporan kami dengan baik”ungkap Gubernur
Gubernur melanjutkan bahwa hal penting yang dilaporkan antara lain persiapan Papua menjadi Tuan Rumah PON XX tahun 2020, Persiapan peresmian beberapa Proyek-Proyek Pemerintah di Papua oleh Bapak Presiden, Perkembangan PT. Freeport dan Pelaksanaan Pilkada Serentak 15 Februari yang lalu.
“Saya sampaikan dengan jelas dan detail kepada Bapak Presiden berkaitan dengan Persiapan Pelaksanaan PON XX, apa yang saat ini sedang kami siapkan dan kendala-kendala apa yang kami hadapi saat ini. Demikian juga tentang Proyek-proyek di Papua yang telah selesai dan  siap diresmikan oleh Beliau seperti Pos Lintas Batas RI-PNG di Skouw Wutung, Pasar Mama dan Gedung Negara” ujar Enembe.
Bapak Presiden akan segera menjadwalkan kunjungan ke Papua dalam rangka persemian proyek-proyek tersebut.
Berkaitan dengan PT. Freeport, Gubernur Lukas Enembe menyampaikan kepada Bapak Presiden bahwa Pemerintah Provinsi Papua pada dasarnya selalu mendukung setiap langkah dan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat.
“Kami selalu menempatkan diri sejalan dengan Pemerintah Pusat. Tahun 2013 kita sudah sampaikan 17 item permintaan kepada PT Freeport Indonesia. Dimana, 6 item sama dengan keingian Pemerintah Indonesia, salah satunya mengusai saham sebesar 51 persen dari perusahaan Amerika tersebut,” tegasnya.
Kemudian, Gubernur juga melaporkan pelaksanaan Pilkada serentak 15 Februari yang lalu, bahwa secara umum pelaksanaan Pilkada serta kondisi pasca Pilkada tetap kondusif.  Meskipun ada beberapa daerah yang agak memanas seperti di Intan Jaya. “Intinya Pilkada di Papua aman terkendali” pungkas Enembe.
Terkait dengan progres kesiapan pelaksaan PON di Papua, Gubernur dihadapan Presiden menyampaikan bahwa saat ini sudah mulai dilakukan pembangunan venue-venue yang akan menjadi tempat dilaksanakannnya pertandingan dan pelombaan beberapa cabang olah raga.
“Tadi saya sampaikan kepada Bapak Presiden bahwa kompleks kawasan olah raga Kampung Harapan yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Bapak Presiden, telah mulai di kerjakan. Demikian juga dengan persiapan-persiapan lainnya” ungkap Enembe.
Berkaitan dengan kebutuhan pembiayaan untuk penyiapan sarana dan prasarana PON XX. Presiden sudah sampaikan untuk akan dilakukan rapat terbatas dengan Kementerian terkait termasuk bupati-bupati yang menjadi tuan rumah PON.
 “Kami sampaikan bahwa saat ini kami memulai penyiapan sarana dan prasaran PON ini dengan menggunakan dana APBD Provinsi Papua, tentunya karena kebutuhan pembiayaan yang sangat besar kami meminta kepada Bapak Presiden untuk mengalokasikan dana APBN untuk pembangunan sarana dan Prasana PON tersebut. Bapak Presiden merespon dengan baik dan akan segera membahas dengan menteri terkait”jelas Gubernur
Sekedar diketahui, Gubernur Papua didampingi sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Papua yakni Asisten III Sekda Papua, Elisa Aury, SE, MM, Kepala Bappeda, M. Musa’ad, Kepala BPKAD Ridwan Rumasukun, Kadisorda Yusuf Yambe Yabdi, Kepala Biro Perbatasan dan Hubungan Luar Negeri Suzana Wanggai, Kepala Biro Penghubung Alex Kapisa, Kepala Biro Hukum, Y. Hegemur dan Ketua DPR Papua Yunus Wonda. (Bams)

Dibaca 413 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX