Kabupaten Jayapura Komitmen Berantas Korupsi dan Gratifikasi | Pasific Pos.com

| 20 August, 2019 |

Kabupaten Jayapura Komitmen Berantas Korupsi dan Gratifikasi

Headline Penulis  Kamis, 16 Maret 2017 11:37 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si

 

SENTANI - Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, melalui Sekda Kabupaten Jayapura, Drs. Yerry F. Dien, M.Si, membuka secara langsung sosialisasi Anti Korupsi dan Gratifikasi dari KPK RI, dimana dalam sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK RI, yakni Maruli Tua dan Nurul Ichsan.

Dalam sambutan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, yang dibacakan Sekda Yerry mengatakan tujuan sosialisasi anti korupsi dan gratifikasi ini digelar, yakni untuk antisipasi dan pencegahan sejak dini sebelum terjadinya tindak pidana korupsi dilingkungan aparatur penyelenggara di Kabupaten Jayapura.
Pengendalian gratifikasi merupakan sistim pencegahan korupsi sesuai yang telah diamanatkan Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (Tipikor) dan juga Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, jelasnya saat membuka sosialisasi Anti Korupsi dan Gratifikasi dari KPK RI, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (14/3) kemarin.
Kata dia, pihaknya perlu sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura dari tahun ke tahun tetap mengambil langkah untuk pencegahan korupsi dan gratifikasi.
Salah satu yang telah kita lakukan, kita telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi tahun lalu, dan juga baru membentuk satuan tugas sapu bersih (Saber) pungli. Kita juga telah membuat pakta integritas atau perjanjian kinerja dengan seluruh OPD yang ada di Kabupaten Jayapura, tegasnya.
Dikatakannya, komitmen pemerintah daerah untuk menyelenggarakan pemerintah yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Pemerintah telah mengambil langkah-langkah dalam pengelolaan keuangan daerah yang dibuktikan dengan diperolehnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Murni atas laporan keuangan daerah tahun lalu.
Peraihan ini akan kita pertahankan untuk tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang, bebernya.
Disamping itu, kata dia, bahwa pemerintah daerah beserta seluruh perangkat daerah mempunyai kesepakatan budaya anti gratifikasi.
Kita berharap dengan sosialisasi yang kita lakukan pada hari ini dapat menambah wawasan bagi pejabat daerah, serta kedepannya Kabupaten Jayapura benar-benar bebas dari praktek Korupsi dan gratifikasi, tandasnya.
Hadir dalam pembukaan tersebut, para Asisten Setda di lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura, Kepala OPD dan Kepala Distrik serta bagian keuangan di masing-masing OPD dilingkup Pemkab Jayapura.
Tampil sebagai pembicara dan narasumber dalam sosialisasi ini, yakni KPK RI yang diwakili oleh Tim Koordinasi dan Supervisi KPK RI Maruli Tua dan Nurul Ichsan. (Jems)

Dibaca 352 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.