AS Ikut Pantau Masalah Freeport | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

AS Ikut Pantau Masalah Freeport

Headline Penulis  Rabu, 08 Maret 2017 13:39 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,-  Pemerintah Indonesia saat ini bersitegang dengan PT Freeport Indonesia (PTFI). Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph R Jonovan ikut berbicara mengenai kemelut Freeport dengan Pemerintah Indonesia.

Dia berharap, saat ini Pemerintah Indonesia maupun Freeport dapat berunding dan menghasilkan kesepakatan yang dapat menguntungkan kedua belah pihak.
“Pak Jokowi menyebutkan ini sebagai win – win solution (jalan keluar-red) dan saya sangat setuju dengan win win solution ini. Karena ini akan memberikan sinyal kepada investor asing di masa yang akan datang yang ingin berinvestasi di Indonesia dan ini akan menunjukkan Indonesia memiliki daya saing tingkat global,”terangnya kepada pers usai melakukan pertemuan tertutup bersama Gubernur Papua Lukas Enembe dan Sekda Papua Herry Dosinaen, Selasa (7/3) di Swisbell Hotel Jayapura.
Dia mengatakan, masalah Freeport merupakan persoalan yang terus diamati. "Kami berharap permasalahan ini bisa diatasi dengan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak,"ungkapnya.
Seperti diketahui,  Donovan baru menduduki jabatannya selama tiga bulan di era Pemerintahan Presiden Donald Trump mengawali kunjungan kerjanya selama 4 hari di Tanah Papua yang merupakan kunjungan perdananya paska dirinya menyerahkan surat Kepercayaan Kepada Presiden Joko Widodo di bulan Januari tahun ini.  
Selama di Jayapura Duta Besar yang datang bersama Direktur Misi Badan Pembangunan Internasional Amerika (USAID), Erin McKee,   mengaku dirinya perlu belajar banyak tentang Indonesia. Termasuk juga perlu banyak belajar mengenai Papua.
“Pak Gubernur berbaik hati sekali beliau menjelaskan kepada saya tentang kondisi Papua dan juga prioritas beliau dalam pembangunan di bidang ekonomi,”akunya.
Selama berada di Jayapura ibukota Provinsi Papua, Dubes Donovan berencana akan bertemu dengan sejumlah tokoh LSM dan perwakilan  warga Papua yang pernah mengambil studi di Amerika Serikat dan telah kembali ke Papua.
Donovan  juga selama berada di Jayapura sebagian besar kegiatannya dilakukan untuk mengunjungi program – program USAID di bidang lingkungan hidup seperti penebangan hutan secara illegal dan juga kekerasan berbasis gender. Selanjutnya akan ke Sorong dan Raja Ampat di Papua Barat. (Bams)

Dibaca 262 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.