Ciptakan Kedamaian Saat PSU | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Ciptakan Kedamaian Saat PSU

Headline Penulis  Senin, 06 Maret 2017 13:22 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Sentani, Pemungutan suara ulang (PSU)  di 236 TPS di 17 Distrik di kabupaten Jayapura harus segera dilaksanakan. Dan pelaksanaan PSU diharapkan dapat berjalan dengan baik dan aman. "Jangan ada kekacauan, ciptakan kedamaian di kabupaten Jayapura. Kami masyarakat ingin kedamaian," ujar para tokoh tokoh masyarakat yang berkumpul di Pendopo Theys pekan kemarin.

Pertemuan para tokoh tokoh masyarakat di kabupaten Jayapura ini juga dihadiri para tim pemenangan dari 3 pasangan calon (paslon) yaitu paslon no 1, paslon no 3 dan paslon nomor 5 ini mengambil thema  "membangun keharmonisan dalam mewujudkan Kabupaten Jayapura sebagai rumah bersama yang damai dan nyaman"
Pada pertemuan ini para tokoh masyarakat meminta agar ke lima paslon menandatangani pakta integritas pilkada damai guna menjaga kedamaian pelaksanaan PSU.
"Semua calon atau kandidat bupati, harus duduk bersama dan tanda tangan pakta integritas sebelum digelar PSU, yang disaksikan oleh Polri dan TNI, juga pemangku kepentingan, dimana isinya, siapapun yang menodai atau melakukan kecurangan di pilkada siap diproses hukum," kata Sapoan, dari salah satu organisasi kemasyarakatan yang hadir.
Pakta integritas ini harus dibuat dan direalisasikan demi menjaga keamanan. Dimana saat ini banyak isue yang berkembang di kalangan masyarakat.
"Jadi, kalau tidak ada pakta integritas ini akan saling lempar wacana dan ini tidak ada gunanya. Masyarakat bisa menjadi korban karena kepentingan sesaat di pilkada ini. Mari kita bangun bersama kabupaten ini, dengan mempertemukan semua pihak, kita dialog bersama," katanya.
Sementara itu salah satu tokoh masyarakat pendatang,  Panggabean,menyarankan agar semua pihak bersatu dan bermufakat untuk mendorong dan selamatkan demokrasi di Kabupaten Jayapura.
"Mari kita bersatu bersama untuk mendorong demokrasi di Jayapura berjalan baik, aman dan lancar. Penegakkan hukum juga harus ditegakkan jika ada pelanggaran atau membuat kecurangan," kata Panggabean.
Sem Ibo, selaku ondofolo meminta agar kasus politik uang yang melibatkan anak dari calon wakil bupati yang telah ditangani oleh Gakkumdu agar segera diproses hukum hingga mendapat keputusan di pengadilan.
"Kami minta juga agar Gakkumdu mengungkap siapa otak dibelakang kasus politik uang itu. Termasuk mengungkap siapa otak yang mengatur para KPPS ilegal saat pencoblosan 15 Februari lalu," kata Sem.
Sementara itu perwakilan tokoh Muslim, mengatakan bahwa masyarakat saay ini sangat merindukan seorang pemimpin yang dapat mencipatakan kedamaian.
" Dalam pertemuan yang sangat singkat ini mari kita jadi penyambung pesan yang menyejukkan bagi semua orang. Ketika kita akan menuju kata aman dan damai itu agar jauh sebelum pelaksanaan  PSU mari tokoh adat, tokoh pemuda mari kita duduk bersama dan kita perlihatkan di mata nasional terutama propinsi Papua bahwa  masyarakat kabupaten Sentani bisa bersama membangun kedamaian itu," ujar sang tokoh Muslim.
Lanjutnya,  kata kata bijak , Tuhan tidak akan merubah  nasib suatu kaum atau bangsa kecuali mereka mau merubah dirinya sendiri.  "Saya sangat setuju pendapat beberapa ondo untuk memulai demokrasi yang santun, menyenangkan beriman dan beragama. Mari kita tunjukkan dengan mewujudkan hal tersebut," tegasnya.
Pertemuan yang  dihadiri oleh sejumlah ondofolo, iram, dan kepala suku, diantaranya dari Puay, Yahim, dan Grime Nawa, para wakil dari paguyuban dan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan yang ada di Kabupaten Jayapura.
Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan pernyataan dari hasil pertemuan serta foto bersama para ondoafi, wakil paguyuban dan organsiasi kepemudaan dan masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura. (Fani)

Dibaca 333 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.