Intan Jaya Memanas, Kapolda dan Pangdam Turun Lapangan | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Intan Jaya Memanas, Kapolda dan Pangdam Turun Lapangan

Headline Penulis  Senin, 27 Februari 2017 12:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kapolda Papua Bersama Pangdam XVII Cenderawasi Saat memberikan Arahan Kepada Kelompok Yang bersitegang.


SUGAPA,- Pasca bentrok antar massa pendukung kandidat, Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut dua dan tiga di kabupaten Intan Jaya, yang sudah berangsur dua hari ini semenjak Pleno penghitungan suara hasil pemilihan. Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI H. Siburian, Komisioner KPU Provinsi Papua, Dan ketua Bawaslu Provinsi Papua, langsung mendatangi Sugapa, guna memantau secara langsung, Sabtu (25/2).

Dalam kunjungan Kapolda Papua bersama Pangdam XVII Cenderawasih sempat terjadi bentrok antar kelompok yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia serta pembakaran satu unit rumah saat pertikaian terjadi.
Melihat hal tersebut, Kapolda langsung menemui dua belapihak guna meredam aksi saling serang.
Kapolda di depan ribuan massa simpatisan pendukung nomor urut dua menghimbau agar tetap menahan diri dan mengikuti aturan yang berlaku karena ini merupakan negara Hukum.
"saya harap seluruh masyarakat yang ada jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertangugung jawab," pungkas Kapolda.
Ditempat yang sama juga kapolda Papua mendengarkan aspirasi masyarakat yang meminta dan menuntut agar adanya proses hukun terhadap oknum kandidat yang mengunakan senjata api dalam aksi yang terjadi, sehingga menewaskan dua warga sipil dan menyampaiakan penolakan terhadap pemimpin yang bukan asli suku Moni.
"kami dari pihak kepolisian maupun TNI akan memproses Hukum apabila ada oknum yang mengunakan senjata api, apalagi mengakibatkan nyawah seseorang terancam, tapi perlu diketahui yang diberikan kewenangan untuk mengunakan senpi hanya aparat keamanan negara entah Polri maupun TNI, dan tidak diperbolehkan masayarakat sipil," pungkas Paulus di depan ribuan massa.
Sementara itu Pandam XVII Cenderawasih Mayjen TNI H. Siburian menyampaikan agar semua masalah yang telah terjadi diserahkan ke pihak berwajib dan harus menahan diri dengan isu-isu yang dapat merugikan diri sendiri.
" Kita semua merupakan umat Tuhan, jadi kita harus berjiwa Kristus, dan harus memiliki jiwa mengasihi. Kalaupun ada oknum yang tidak bertanggung jawab nantinya akan diporeses oleh pihak kepolisian, sehingha diharapkan semua menahan diri" tutur Pangdam.
Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih juga menemui keluarga Korban dari kelompok kandidat nomor dua dan paslon Bupati dan Wakil Bupati menyarankan agar tidak ada aksi saling balas dan permasalahan ini. (Ridwan)

Dibaca 267 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.