Sentra Gakkumdu Tangani Empat Kasus | Pasific Pos.com

| 25 August, 2019 |

Sentra Gakkumdu Tangani Empat Kasus

Headline Penulis  Kamis, 09 Februari 2017 13:22 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw

 

JAYAPURA,- Sepanjang tahapan pelaksanaan Pilkada serentak di 11 kabupaten/kota di Provinsi Papua, hanya ada empat kasus tindak pidana pemilu yang ditangani oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Papua (Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan-red).
Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI di Jayapura, Senin (6/2) lalu mengatakan, keempat kasus ini merupakan tindak lanjut dari hasil temuan Panwaslu dari tiga Kabupaten.
Keempat kasus  itu disebutkan Waterpauw antara lain, sebanyak dua kasus yang saat ini ditangani Polres Jayapura. “Ini berkaitan dengan pengrusakan alat peraga, dan ini sudah P21,” sebutnya.

Kasus yang sama juga terjadi di Kabupaten Sarmi, namun menurut Waterpauw, kasusnya masih dalam penyelidikan oleh Kepolisian Sarmi.
“Lalu satu kasus dugaan pemalsuan tanda tangan tiga orang Kepala Kampung di Kabupaten Puncak Jaya. Ini masih dalam penyelidikan oleh Sentra Gakkumdu setempat. Daerah ini menjadi atensi karena semua pemimpinnya bertarung baik Bupati, Wakil Bupati, juga Sekda,” ungkapnya.
Diakui Waterpauw, untuk pelayanan Sentra Gakkumdu di tingkat Provinsi selama ini tidak mengalami kendala. Hanya saja di Kabupaten/Kota sedikit mengalami kesulitan karena keterbatasan penyidik Kejaksaan.
“Misalnya kasus di Puncak Jaya, namun jaksanya di Nabire dan teman teman terbatas personilnya, sehingga ini juga menyulitkan dalam pemeriksaan,” tukasnya.
“Ini akan dibicarakan dengan penyelenggara terkait keluhan dan temuan bukti bukti. Kami tetap berupaya dengan sungguh sungguh dan maksimal dalam menangani setiap kasus,” ucapnya.
Sementara itu menyangkut Politik Uang dalam Pilkada serentak di Papua, Waterpauw mengaku, sejauh ini  belum ada laporan terkait itu.
“Jadi sekarang Direktorat Cyber Polda Papua sudah memiliki alat kelengkapan komunikasi khusus yang langsung bisa berkoordinasi dengan Mabes Polri, dan memang sampai hari ini belum ada laporan terkait adanya money politik,” jelasnya seraya menambahkan, pihaknya tetap akan memproses bila ada pengaduan ataupun temuan masyarakat, termasuk
permasalahan pasangan calon juga timsus yang mengadu ke  Sentra Gakkumdu. (Bams)

Dibaca 433 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.