50 Ondoapi Kabupaten Jayapura Nyatakan Dukung Mathius | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

50 Ondoapi Kabupaten Jayapura Nyatakan Dukung Mathius

Headline Penulis  Jumat, 27 Januari 2017 08:28 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Tampak Puluhan Ondoafi dari Sembilan wilayah adat sedang foto bersama sambil tunjukan dua jari sebagai bentuk dukungan.

 

SENTANI – Sebanyak lima puluh Ondoapi dari sembiln wilayah adat di Kabupaten Jayapura secara resmi di hadapan ratusan warga Dewan Adat Suku (DAS) Sentani/Buyakha menyatakan dukungan kepada Calon Bupati (Cabup) Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si sebagai anak adat menjandi Bupati period ke-2.

Puluhan Ondoapi tersebutsadar benar bahwa hanya seorang anak adat Mathius Awoitauw yang mampu membangunan daerah ini kearah yang lebih baik dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat adat membangun daerah.
“Saya sangat terharu menerima dukungan dari para Ondoapi , apalagi dukungan tersebut mengalir bukan hanya karena tuntutan politik tetapi lebih kepada kesadaran sebagai pemimpin adat yang perlu membangun kampung masing-masing berdasarkan pda nilai-nilai adat,”ujar Cabup Mathius dengan mata berkaca-kaca di hadapan puluhan Ondoapi dan ratusan warga, di Pendopo Ondoapi Kampung Ifar Besar, Frans Alberth Yokhu di Felavau Sentani, Kamis (26/1) kemarin.
Dikatakan, dirinya sangat menghargai dan menghormati keputusan puluhan Ondoapi yang dengan sukarela menyatakan dukungan kepada dirinya menjadi Bupati Jayapura periode kedua dengan harapan niat tulus pemimpin adat membangun kampung terus diperhatikan dalam kebijakan-kebijakan pembangunan di waktu mendatang.
Dirinya menjelaskan, sudah lama masyarakat adat bersama para pemukanya dijadikan sebagai obyek pembangunan. Sehingga dalam semangat kebangkitan masyarakat adat,pemuka adat bersama masyarakatnya tidak akan menjadi obyek tetapi harus menjadi subyek pembangunan.
Ditempat yang sama, Ketua DAS Sentani yang juga sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Adat pada Majelis Rakyat Papua (MRP), Demas Tokoro, SH menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain yang ada hanya seorang anak adat Mathius Awoitauw.
“Kami adalah pemimpin adat di daerah ini, sehingga apa yang kami sampaikan dengan memberikan dukungan kepada Mathius Awoitauw menjadi Bupati Jayapura periode ke-2 maka penyampaian kami harus di ikuti oleh masyarakat adat kami,” tandasnya
Sebab masyarakat adat adat dibawa pemimpin adat seperti Ondoapi dan sebutan lain untuk delapan DAS lainnya. Sehingga sebagai pemimpin adat, pihaknya menyakinkan jika dukungan masyarakat adat akan jatuh pada Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Mario.
Senada dengan Demas, Koodinator Sembilan DAS Kabupaten Jayapura yangjuga sebagai Ketua DAS Imbi Numbay, Daniel Toto menambahkan, dukungan adat jelas di arahkan pada seoarang anak adat yang peduli adat yakni, Mathius Awoitauw.
Untuk itu, Toto meminta kepada semua masyarakat adat di Kabupaten Jayapura agar memberikan dukungan kepada Paslon Mario sebab hanya Mario yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat adat secara menyeluruh di Kabupaten Jayapura.
“Kita tidak bisa membiarkan seorang anak adat seperti Mathius sendiri, karena itu, kami bertekad bulat untuk terus mendampingi dan mendukung Bapak Pencetus Kebangkitan Adat maju menjadi bupati,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Peradilan Adat Dewan Adat Suku Sentani yang juga sebagai Ondoapi Kampung Sosiri menuturkan, peran lembaga adat dalam pembangunan daerah selama ini terpendam dan tidak diberikan ruang sama sekali untuk bertanggungjawab membangun kampung dan daerah.,
“Hingga pada Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw baru adat mendapat tempatyanglayak dalam proses membangunan. Saya melihat ini menjadi sebuah hal yang sangat baik dan bentuk perhatian bagi adat yang luar biasa oleh Mathius karena itu marilah kita memenangkan Mathius,” tukasnya.
Enok dengan nada tegas menyatakan bahwa dukungan pihaknya kepada Mathius adalah harga mati karena pilihan tersebut didalamnya terkandung pertaruhan harga diri dan jati diri sebagai anak adat.”Mathius Awoitauw adalah anak adat yang peduli adat dengan segala norma dan tatanan adatnya,"tutup enok. (Jems)

Dibaca 426 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.