Banyak Kemajuan yang Dicapai LUKMEN | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Banyak Kemajuan yang Dicapai LUKMEN

Headline Penulis  Kamis, 09 April 2015 17:17 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,-  Dua tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Lukas Enembe-Klemen Tinal (LUKMEN) berbagai kemajuan telah dicapai.
Gubernur Papua Lukas Enembe dalam sambutannya pada pembukaan Raker Bupati/Walikota dan Musrenbang di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura, memaparkan capaian agenda pembangunan yang telah kita laksanakan sampai dengan tahun 2015 yakni pertama, mewujudkan suasan aman, tentram dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Papua dalam kedaulatan NKRI.
Agenda ini sangat strategis untuk mengantar kita melangkah melaksanakan agenda-agenda berikutnya, suasana aman, tentram dan nyaman semakin kita rasakan. Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya ketaatan masyarakat Papya terhadap hukum, menurunnya konflik horisontal serta menurunnya angka kriminalitas,” ucapnya.
Agenda kedua adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa serta penguatan Otsus. Dimana, profesionalisme dan akuntanbilitas kinerja serta disiplin aparatur menunjukkan peningkatan. Hal ini ditunjukkan oleh opini BPK terhadap LKPD Papua tahun 2012 opini disclaimer.
Ketigada, mewujudkan sumberdaya manusia Papua yang sehat, berprestasi dan berahlak mulia, capaian indeks pembangunan manusia (IPM) merupakan indikator penting dalam agenda ini.
“Khusus untuk rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf meningkat, namun mengalami perlambatan. Data menunjukkan rata-rata lama sekolah hanya meningkat 0,21 persen,” terangnya.
Keempat, pengembangan dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat yang berbasis potensi lokal. Penurunan angka kemiskinan dari 31,13 persen pada maret 2014 dan pada september 2014 turun sebesar 2.25 persen.
“Ini mendakan bahwa program kita dalam pengentasan kemiskinan sudah berada pada jalur yang benar dan saya minta kepada bupati/walikota untuk tetap fokus pada kebijakan-kebijakan pengentasan kemiskinan yang sudah berjalan saat ini,” tandasnya.
Agenda kelima, pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar kawasan dan antar daerah dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Anggaran pembangunan di sektor infrastruktur pada tahun 2014 dan 2015 mengalami peningkatan yang signitifikan dari 571,4 miliar tahun 2013 menjadi Rp.2 triliun  tahun 2014. Artinya menglami kenaikan 250 persen.
“Dana tersebut telah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur transportasi baik darat, udara dan laut serta angkutan sungai, danau serta penyeberangan yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota,” paparnya.
Dimana pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan transportasi terus ditingkatkan yang diprioritaskan dalam rangka menerobos konektivitas lintas tengah Papua, guna mendukung pengembangan kawasan-kawasan ekonomi pada lima wilayah pembangunan. (Bams)

Dibaca 527 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.