Dalam OTT, Staf Kelurahan Hedam Diamankan | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Dalam OTT, Staf Kelurahan Hedam Diamankan

Headline Penulis  Rabu, 18 Januari 2017 05:30 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal

 

Jayapura,- Tim Unit pemberantasan pungli provinsi Papua yang dibawahi Dit Reskrimum polda Papua berhasil menjaring satu pelaku oknum pungutan liar di kantor kelurahan Hedam distrik Heram Kota Jayapura, Selasa, (17/01) siang.

Dari data yang didapat, dari Humas Polda Papua, Pelaku berinisial LA yang merupakan staf kantor kelurahan Hedam Distrik Heram kota Jayapura, pelaku di amankan karena kedapan meminta pungutan kepada masyarakat yang hendak melakukan pengurusan SITU, SIUP, dan TDP di Badan Pelayanan Terpadu Kota Jayapura dari Kantor Kelurahan.
Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar 1,6 juta rupia dari hasil pengutan liar terhadap masyarakat.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, ketika ditemui diruang kerjanya, membenarkan Hal tersebut dan kini pelaku LA masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian di Mapolda Papua.
Kata Kamal, penangkapan terhadap pelaku LA setelahh pihak UPP mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa setiap kepengurusan surat-surat dikantor kelurahan wajib membayar sedangkan ketentuan yang dikeluarkan bahwa tidak ada pungutan dalam pengeluaran surat-surat.
"dari pengaduan masyarakat menyampaikan apabila tidak memberikan biaya maka diancam tidak akan diterbitkan surat tersebut," ucap Kamal.
Lanjut Kamal, dari hasil introgasi petugas bahwa pelaku setiap harinya bisa mengumpulkan uang dari masyaralat yang hendak mengurus surat-surat di kelurahan rata-rata mencapai 2,5 juta per harinya.
Tambanya, hingga saat ini petugas masih menyelidika apaka dalam pungutan liar yang dilakukan pelaku ada oknum lain yang turut membantu.
"pelaku masih dalam proses introgasi petugas apa ada orang lain yang terlibat, sementara untuk pasal yang akan dikenakan bagi pelaku yakni pasal korupsi," jelasnya. (Ridwan)

Dibaca 442 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.