Januari 2017, Direksi Baru Bank Papua Diumumkan | Pasific Pos.com

| 17 July, 2019 |

Januari 2017, Direksi Baru Bank Papua Diumumkan

Headline Penulis  Senin, 19 Desember 2016 13:45 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua, Lukas Enembe

 

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua belum dapat memastikan waktu peresmian direksi baru Bank Papua dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sebab masih menunggu hasil tes kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun, bank milik masyarakat Papua itu awal tahun (Januari-red) sudah bisa diisi oleh direksi yang baru. “Sekarang ini situasi perayaan Natal dan Tahun Baru, kemungkinan sekitar Januari 2017 hasilnya sudah bisa diumumkan, tapi sekali lagi semuanya tergantung dari OJK,” Hal demikian disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe, di Jayapura pekan kemarin.
 “Yang jelas kita masih tunggu hasil fit and proper test dari OJK. Bila sudah selesai pihak OJK akan segera menyampaikan surat dan selanjutnya kami akan langsung RUPS”.
Sementara para calon direksi yang direkomendasikan mengikuti fit and proper test oleh pemegang saham, yakni para pejabat bank swasta maupun BUMN. Enembe berkeinginan kuat agar bank tersebut nantinya dijabat oleh seorang profesional, sehingga mampu memberi kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemegang saham.
“Saya mendorong agar kalangan profesional yang nantinya akan duduk sebagai Dirut Bank Papua. Untuk itu, kita sudah rekomendasi enam calon direksi yang mengikuti tes selain dari internal Bank Papua ada juga dari BNI dan BCA, Mandiri dan lainnya,” kata dia.
Ia menambahkan, pihaknya sudah lama memonitor kinerja Direksi Bank Papua, yang dinilai minus dan tak berhasil menjalankan amanah para pemegang saham. Oleh sebab itu, pimpinan baru diwajibkan menandatangani nota kesepahaman yang isinya mewajibkan para direksi untuk mencapai target yang ditetapkan.
“Pasti mereka (direksi) kita dukung dengan gaji yang setimpal, hanya mereka wajib mencapai target atau memberi pemasukan sesuai dengan yang ditetapkan”.
“Minimal untuk peningkatan PAD, Bank Papua harus bisa berikan kontribusi. Sebab selama ini saya lihat (direksi lama) tidak memberikan pendapatan sekali kepada pemegang saham,” keluhnya. (Bams)

Dibaca 556 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.