Hari ini, Musrembang dan Raker Digelar | Pasific Pos.com

| 27 May, 2019 |

Hari ini, Musrembang dan Raker Digelar

Headline Penulis  Rabu, 08 April 2015 19:59 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Rapat Kerja Daerah Bupati/Walikota dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrembangda) Provinsi Papua tahun 2015, yang dihadiri seluruh Bupati dan walikota di 29 kabupaten/kota, hari ini akan digelar di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura. 
Gubernur Papua Lukas Enembe kepada wartawan, menjelaskan Musrembang dan Rakerda yang digelar ini, berkaitan dengan kepemimpinannya sebagai Gubernur bersama pasangannya Wakil Gubernur Klemen Tinal  yang sudah berjalan selama dua tahun.
Menurutnya dalam Musrembang agendanya  seperti biasa, tetapi akan ada kesepakatan – kesepakatan yang dilakukan oleh Pemprov Papua dengan kabupaten dan kota bersama para bupatinya.
“Sedangkan Rakerda kita berdiskusi dan berdebat dengan para bupati yang lebih pada evaluasi, termasuk pembagian 80 persen dana otonomi khusus kepada kabupaten/kota dan juga kebijakan anggaran dalam rangka visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur dan juga visi dan misi dari Kabupaten/kota itu sendiri. Baik itu kebangkitan, kemandirian dan kesejahteraan,”terang Gubernur yang didampingi Sekda Papua TEA Hery Dosinaen.
Dalam Musrembang dan Rakerda ini juga provinsi ingin melihat, apa saja yang telah dilakukan para bupati. Baik itu kebijakan maupun program yang mengarah kepada arus perubahan. Termasuk juga variable pembangunan apa saja yang sudah dilakukan akan di evaluasi.
Sementara itu menjawab pertanyaan wartawan terkait kebijakan 80 persen dana otsus, apakah sudah ada laporan dari para bupati. Menurut Enembe, karena kebijakan ini baru berjalan selama satu tahun, jadi provinsi akan mengevaluasi lebih pada kebijakan dan programnya.
“Kalau mau menilai itu berhasil atau tidak, mungkin tahun depan di 2016 baru bisa. Sebab 80 persen ini, baru masuk pada tahun kedua Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua. Sedangkan untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Panjang (RPJMP) baru memasuki tahun pertama, berarti kita belum bisa melihat,”jelasnya.
Namun dalam Musrembang dan Raker ini ingin juga dilihat, apakah hal ini terarah atau tidak. Untuk mencapai target visi misi, gubernur, wakil gubernur dan para bupati sendiri.
Sebab yang dikhawatirkan jangan ada satu kabupaten yang tidak melakukan apa – apa, tetapi hanya menonton. Lalu  yang lain kerja keras dan terjadi perubahan, bukan hasil kerja semua bupati. Tetapi hasil kerja dari satu dua orang saja, namun dianggap Papua berhasil.
“Ini yang akan kita lihat, dimana lebih pada situasi menyeluruh kebijakan dan program,”ucapnya.
Gubernur kembali menegaskan dana 80 persen alangkah lebih bagus akan disalurkan kepada daerah yang mengejar target – target pembangunan yang ditetapkan Pemprov Papua.
Disisi lain, provinsi juga  ingin melihat apa saja kemauan dan kerja keras dari para bupati, serta target dan program kebijakan mereka.
“Kemudian  untuk mencapai target dari program dan kebijakan itu yang kita mau evaluasi. Selain itu juga keberhasilan akan dilihat,”akunya.
Saat ini untuk mencapai Papua Bangkit mandiri dan sejahtera haruslah terukur dan terarah. Bupati harus kerja keras, karena sebagai gubernur dirinya selalu mengatakan akumulasi dan kerja keras dari para bupati itu dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Secara nasional angka kemiskinan Papua masih tinggi, Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) pusat. Provinsi Papua menempati urutan 34 seluruh Indonesia.
Namun jika dilihat dari angka, dibandingkan dengan semua provinsi. Untuk Papua terjadi pergeseran yang luar biasa yakni ada penurunan angka kemiskinan sebesar 2,25 dari 31 persen lebih, ketika dirinya baru dipercayakan menjadi orang nomor satu di Papua.
“Sekarang dua tahun ini menurun dari 27,80  persen, jadi itu luar biasa. Akan tetapi tetap kita tinggi. Target saya tahun 2018 harus 25 persen, tetapi saya yakin kita bisa lewat /lampaui. Untuk itu kita semua harus kerja keras,”tukasnya. Untuk itu dengan data BPS ini, Pemprov Papua akan melakukan perbaikan secara menyeluruh. (Bams)

Dibaca 1137 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.