Kajati Papua Tangani 1551 Kasus | Pasific Pos.com

| 27 May, 2019 |

Kajati Papua Tangani 1551 Kasus

Headline Penulis  Rabu, 07 Desember 2016 11:33 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Asisten Pidana Umum Kejati Papua Harly Siregar, SH, MH

 

JAYAPURA,- Hingga November 2016 Kejaksaan Tinggi Papua sudah menerima berkas perkata dari 10 Kajari yang ada di Papua dan Papua Barat.
Asisten Pidana Umum Kejati Papua Harly Siregar, SH, MH ketika ditemui diruang kerjanya menyampaikan, dari 1551 kasus pidana umum ini ditangani oleh Polda Papua dan Papua barat beserta seluruh jajarannya yang telah diserahkan kepada Kejari, untuk tren berkas perkara yang telah ditangani saat ini dapat dilihat kasus narkoba dan perlindungan anak, khususnya anak menjadi korban itu mendominasi dibandingkan dengan kasus lain.

“Jadi saat ini kita lihat penyebaran narkoba sudah mulai merata diseluruh Papua dan Papua barat sehingga kasus ini narkoba bisa terlihat masih terus mendominasi kasus pidana umum yang ada di Papua dan Papua barat,”ungkapnya saat ditemui diruang Kerjanya Selasa (6/12) kemarin.
Sementara itu, kata Harly kasus makar yang ditangani kejaksaan tinggi Papua ditahun 2016 ini dimana dalam penanganan kasus makar itu yang terbanyak adalah kejari Kejaksaan Negeri Jayapura, Merauke, Sorong , Biak dan Nabire, khusus kejari Jayapura banyak menangani kasus ini karena memang daerahnya di Ibukota Provinsi Papua, namun untuk penanganan kasus makar ini masih terus dilakukan hingga saat ini.
"ada satu kasus dengan tersangka dua orang, kejaksaan negeri Mimika ada dua perkara dan salah satu perkara makar itu telah disidangkan dan satu perkara masih tindak lanjut dari penyidik," jelasnya.
Lanjut Harly, berbeda dengan kasus kekerasan terhadap anak  kekerasan terhadap anak meningkat pada tahun 2016, sebanding dengan kasus Narkotika, dan harus ada perhatian khusus bagi instansi terkait tentang masalah ini.
 “Untuk kasus kekerasan terhadap anak perlu untuk ditekan, sehingga jangan kasus seperti ini menjadi salah satu kasus yang tinggi dalam masyarakat,”katanya.
Ditambahkan, dari catatanya dimana yang menangani kasus makar itu yang terbanyak adalah kejari Kejaksaan Negeri Jayapura, Merauke, Sorong , Biak dan Nabire, khusus kejari Jayapura banyak menangani kasus ini karena memang daerahnya di Ibukota Provinsi Papua, namun untuk penanganan kasus makar ini masih terus dilakukan hingga saat ini.
“Kasus makar ini merupakan kasus yang sulit diprediksi, dan tersebar dibeberapa daerah, namun untuk penegakah hukumnya kami tekankan kepada jajaran kami untuk tetap menindak dengan tegas agar ada efek jera,”tambahnya. (Ridwan)

Dibaca 733 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.