DPS Berbeda, Pansus Konsul Ke Jakarta | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

DPS Berbeda, Pansus Konsul Ke Jakarta

Headline Penulis  Selasa, 06 Desember 2016 11:30 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,-  Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura mengkonsultasikan daftar pemilih sementara (DPS) dengan KPU, Bawaslu, DKPP dan Komisi II DPR RI.
Ketua Pansus Pilkada DPRD Kota Jayapura Yulia Rachman ketika dihubungi melalui telephon selullernya mengatakan, pihaknya melakukan konsultasi ke Jakarta  terkait jumlah DPS yang tidak sesuai dengan data yang ada.

"Saya bersama rekan-rekan Pansus Pilkada sedang di Jakarta. Hari ini, kami rencananya akan betemu dengan KPU, Bawaslu, DKPP dan Komisi II DPR RI untuk membahas tentang DPS," katanya .
Dijelaskannya, DPS perbaikan yang dilakukan oleh PPD dan PPS kemudian masuk ke KPU Kota Jayapura, yang sebelumnya berkoordinasi dengan kepala kelurahan dan kepala distrik pada pekan lalu ternyata tidak sesuai dengan yang ada di dalam laman KPU RI, sehingga hal itu perlu dilakukan konsultasi agar ada solusi.
"DPS perbaikan Kota Jayapura itu jumlahnya 326.321 pemilih, di portal KPU jumlahnya 409.473 pemilih. Lalu, jumlah pemilih pemula di Kota Jayapura itu sebanyak 9.259," katanya.
"Nah kalau jumlah 409.473 dari portal KPU ditambah dengan jumlah pemilih pemula, maka totalnya 418.732. Sementara jumlah penduduk Kota Jayapura hanya sebanyak 414.998. Ini berarti jumlah pemilih lebih besar dari jumlah penduduk," sambungnya.
Untuk itu, kata dia, keberadaan Pansus Pilkada DPRD Kota Jayapura di Jakarta untuk menyelesaikan persoalan jumlah DPS yang tidak sesuai dengan jumlah yang ada di laman KPU pusat.
"Nah itu, kami berada di Jakarta untuk konsultasi, koordinasi dan mencari solusi dari jumlah tersebut. Nantinya setelah dari Jakarta, baru kami akan memanggil KPU Kota Jayapura dan perangkat pendukungnya, karena Selasa pekan kemarin, kami sudah bertemu dengan KPU dan perangkatnya," katanya. (Fani)

Dibaca 295 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.