Gubernur Papua Dukung Mendikbud Hapus UN | Pasific Pos.com

| 23 May, 2019 |

Gubernur Papua Dukung Mendikbud Hapus UN

Headline Penulis  Rabu, 30 November 2016 10:48 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua, Lukas Enembe

 

JAYAPURA,- Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH, mendukung rencana pemerintah yang akan menghapuskan Ujian Nasional (UN) mulai tahun 2017.
“Kami mendukung rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menghapus UN lantaran banyak daerah sudah melakukan protes sejak lama,” ujar Gubernur Lukas Enembe kepada wartawan usai sidang Paripurna pembahasan APBD Induk 2017, Selasa (29/11) kemarin.

Menurutnya, kebijakan yang diambil oleh menteri kabinet Jokowi sudah sangat tepat. Dan kami di Papua menyambut baik kebijakan tersebut. Sebab dengan tidak adanya UN dapat membantu pendidikan anak menjadi lebih baik. "Kalau dari kami memang sudah lama UN banyak mendapat kritik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua, Elias Wonda yang dikonfirmasi mengatakan setiap Menteri punya kebijakan, sehingga kami akan tetap ikut apa yang diputuskan.
Namun, pihaknya kurang setuju jika UN tersebut ditiadakan, sebab dengan pelaksanaan UN kita bisa mengukur kemampuan siswa di Papua. Tapi kalau sudah menjadi keputusan pemerintah, harus ada alternatif lain dalam melakukan evaluasi akhir bagi siswa apabila UN dihapuskan.
Jadi, UN tahun 2017 untuk semua jenjang pendidikan ditiadakan. Keputusan Mendikbud Muhadjir untuk menghapus Ujian Nasional (UN) harus kita dukung,” katanya.
Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengeluarkan moratorium (penangguhan) UN yang akan dimulai 2017. Direncanakan, pelaksanaan UN untuk tingkat SMA/sederajat dan SMP/sederajat akan dilimpahkan kepada pemerintah provinsi. Sedangkan tingkat sekolah dasar (SD) diberikan sepenuhnya kepada pemerintah kabupaten/kota.
Dengan kata lain, UN akan dihapus, tidak lagi terpaut dengan pusat, soal-soal akan dibuat di daerah. Kendati demikian Kemendikbud tetap akan berperan dalam kelulusan siswa. Standar kelulusan siswa dilaksanakan bersama Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP). Kemendikbud juga dipastikan akan berperan dalam pengawasan ujian nantinya. (Bams)

Dibaca 278 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.