Gubernur: Stop Bunuh Burung Cenderawasih | Pasific Pos.com

| 22 May, 2019 |

Gubernur: Stop Bunuh Burung Cenderawasih

Headline Penulis  Jumat, 25 November 2016 10:52 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua, Lukas Enembe

 

JAYAPURA,- Gubernur Papua Lukas Enembe melarang masyarakat membunuh Burung Cenderawasih atau jenis burung langka lainnya. "Jika sudah ada peraturan daerah (perda), akan kami sanksi tegas mengenai pembunuhan Burung Cenderawasih di Tanah Papua," katanya kepada waratwan di Jayapura, Kamis kemarin.

Enembe katakan, kebaradaan burung cenderawasih di Papua terancam punah, sehingga kalau setiap hari diburu dengan sengaja pasti suatu saat akan benar benar lenyap dan tidak akan ditemui lagi di habitatnya.
"Ya, kami sudah katakan kalau setiap saat kita berburu dan kalungkan orang dengan burung cenderawasih asli maka terjadi pemusnaan yang luar biasa," ucapnya.
"Saya minta kepada semua orang di Papua untuk tidak membunuh burung langka di papua, kalau sudah ada perda kita akan sanksi tegas," tambahnya.
Sebelumnya, sempat beredar postingan seorang mahasiswa UNIPA di Nabire yang mengupload foto-foto Burung Cenderawasih, Maleo dan lainnya hasilburuan baik yang mati maupun hidup.
Postingan yang terus dibagikan di media sosial ini menjadi sorotan masyarakat Papua dan banyak mendapat cercaan, mengingat apa yang dilakukan dinilai sangat tidak pantas dan terpuji.
Menurut Lukas, sejak awal pihaknya sudah mendorong penyusunan perda mengenai larangan perburuan dan pembunuhan Burung Cenderawasih yang merupakan satwa langka di Tanah Papua.
"Sementara ini kami baru terbitkan peraturan gubernur (pergub) mengenai penggantian cenderamata Burung Cenderawasih bagi tamu dengan yang imitasi," ujarnya.
Dia menjelaskan jika pemberian cenderamata kepada tamu yang datang ke Papua menggunakan Burung Cenderawasih asli yang diburu lalu diawetkan, maka lambat laun satwa langka endemik Papua ini akan musnah. "Kami kira sudah banyak pihak yang menerapkan pergub mengenai pelarangan penggunaan cenderamata dari Burung Cenderawasih hidup yang diawetkan," katanya lagi. (Bams)

Dibaca 270 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.