Dua Warga Perbatasan Pengedar Ganja Ditembak Aparat | Pasific Pos.com

| 27 May, 2019 |

Dua Warga Perbatasan Pengedar Ganja Ditembak Aparat

Headline Penulis  Senin, 14 November 2016 08:59 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, Dua warga perbatasan terpaksa ditembak aparat karena melarikan diri saat tertangkap basah melakukan transaksi ganja.
Minggu malam sekitar pukul 18.00 WIT, Benyamin Honggi (32 th) dan Okto Hwai (23 th) terpaksa ditembak di kaki akibat melarikan diri.

Dari data lapangan diketahui, Sabtu (12/11) malam anggota pamtas mendapat informasi dari masyarakat adanya transaksi ganja di wilayah perbatasan RI - PNG.
Kemudian anggota Satgas Pamtas mendapati 1 sepeda motor  honda beat hitam terparkir di pinggir jalan, tepi hutan di Galian Karang di Jalan poros Skouw RI-PNG.
Melihat adanya motor yang mencurigakan, anggota satgas menutup jalan, guna mencegah sepeda motor yang dicurigai itu melintas.
Saat Benyamin dan Okto mengetahui jalan sudah  ditutup keduanya mengambil jalan memutar dan kabur ke arah perbatasan. Melihat keduanya melarikan diri anggota Satgas Pamtas melepaskan tembakan peringatan ke atas. Kedua nya kemudian loncat dan  menjatuhkan sepeda motornya dan melarikan diri ke hutan lalu masuk kampung.
Masyarakat kemudian melapor tentang  adanya orang asing ke rumah masyarakat dan lapor ke Pos Satgaspamtas RI-PNG. Kemudian anggota Satgas Pamtas menangkap kedua orang tersebut.
Dari penangkapan kedua orang ini didapatkan barang bukti Ganja 2 kg, Sepeda motor Beat,  dan 2 buah handphone.
Kapendam XVII/Cendrawasih, Kol. Inf Teguh saat dihubungi melalui telephon sellulernya membenarkan kejadian ini. "Benar mbak ada kejadi penangkapan terhadap pengedar ganja yang terpaksa dilumpuhkan dengan ditembak di kaki karena berusaha melarikan diri," ujar Kapendam.
Selanjutnya dijelaskan, bahwa kedua korban tersebut sudah di evakuasi ke RS Bhayangkara guna perawatan medis. "Sekarang di RS Bhayangkara untuk proses mengeluarkan proyektil" ujar kapendam. (Fani)

Dibaca 279 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.