Polda Papua Siap Back Up pengamanan Pilkada di 11 Kabupaten/Kota | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Polda Papua Siap Back Up pengamanan Pilkada di 11 Kabupaten/Kota

Headline Penulis  Kamis, 20 Oktober 2016 15:00 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kapolda Papua, Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw Saat Melakukan pengecekan personilnya dalam apel gabungan pengamanan Pilkada serentak 2017 di Provinsi Papua.

 

JAYAPURA,- Polda Papua akan melakukan penambahan pasukan untuk mengantisipasi keamanan pada pengumuman penetapan pasangan kepala daerah di 11 Kabupaten/ Kota se Papua, Senin, 24 November 2016 mendatang.

Kabib Humas Polda Papua, Kombes Pol. Patrige Renwarin menyampaikan, pada pengumuman pasangan calon dalam  pelaksanna pilkada serentak 2017 mendatang pihaknya akan melakukan penambahan personil guna mengamankan hasil pengumaman di masing-masing KPU yang akan melaksanakan pilkada.
 “Jadi sampai saat ini, baru ada dua Kabupaten yang sudah meminta dukungan ke Polda Papua untuk penambaan penebalan pasukkan menjelang pengumuman KPU pada tanggal 24 November  yakni Kabupaten dogiay dan kota Jayapura,” ungkapnya, Rabu(19/10) ketika ditemui diruangan kerjanya.
Kata Patrige, untuk dua Kabupaten ini memang Kapolresnya yang meminta langsung kepihak Polda Papua, sehingga sudah mengirimkan anggota Brimob masing-masing 30 personil.
Sementara untuk daerah lainnya, sejauh ini memang belum ada permintaan, tetapi besar kemungkinan akan ada permintaan pasukan  dalam memback up polres masing-masing.
Khusus Kota Jayapura sendiri itu memang sudah menjadi perhatian serius oleh pihak Polres Kota Jayapura sendiri. Dan tidak terlalu dipusingkan karena disini sudah dekat dengan Mapolda Papua dan Brimob.
Lanjut Patrige, 11 Kabupaten/Kota yang akan melakukan pilkada serentak ditahun 2017 yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Intan Jaya, Mappi, Tolikara, Puncak Jaya,Dogiay, Lani Jaya, Yapen dan Kabupaten Nduga.
Selanjutnya ada 5 Kabupaten yang menjadi daerah rawan satu yakni Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Mappi.
Sementara ada 6 daerah yang menjadi rawan dua yakni Kabupaten Yapen, Kabupaten Tolikara, Puncak Jaya, Dogiay, Lani Jaya, Nduga. Enam daerah ini menjadi daerah merah yang diberikan perhatian lebih.
“Sebelas Kabupaten ini semua menjadi perhatian serius kita, sehingga keamanan harus dikondisikan dengan baik, agar semua proses yang berjalan mulai dari penetapan pasangan calon hingga ke Pilkada nanti semua berjalan lancar,”terangnya.
Dintanya soal dana pengamanan di 11 Kabupaten ini apakah sudah diterima oleh semua Polres setempat, Patrige mengaku sudah ada Polres yang menerima full dana keamanannya yang lainya baru menerima separuh dari jumlah pengajuan.
“Penebalan pasukkan ini kita lakukan guna untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjadi pergerakkan masa ketika ada pasangan calon yang dinyatakan gugur pada pengumuman penetapan bakal calon oleh KPU di 11 Kabupate/ Kota di Provinsi Papua,”tutup Patrige. (Ridwan)

Dibaca 384 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX