Kecelakaan di Tambang Freeport, Satu Pekerja Meninggal | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Kecelakaan di Tambang Freeport, Satu Pekerja Meninggal

Headline Penulis  Rabu, 19 Oktober 2016 15:04 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Akibat kecelakaan kenderaan jenis Dozer di lokasi tambang PT. Freeport Indonesia tepatnya di lokasi Wanagon West Gresberg, satu orang pekerja atas nama Nelson Pondayar, No ID 902477 meninggal dunia.  Selain korban meninggal akibat kejadian yang terjadi,  Senin ( 17/10/2016) sekira pukul 17.55 Wit, satu mengalami  patah kaki dan luka - luka atas nama  Yereth Usior,  No ID 823686.

Dari informasi yang didapatkan Pasific Pos, kecelakaan kendaraan jenis Dozer dengan no lambung DZ 0193 yang terjadi di Wanagon West Gresberg pada Senin (17/10/2016) pukul 17.55 Wit itu menyebabkan satu orang meninggal dan satu orang luka-luka.
“Korban meninggal atas nama Nelson Pondayar, No ID 902477 bertugas sebagai operation gressberg crew 1 dan korban luka - luka atas nama Yereth Usior, No ID 823686,  bertugas sebagai operation gresberg crew 1,” kata sumber tersebut.
Menurutnya,  sekitar pukul  18.35 wit mendapat informasi dari ops center HL bahwa ada insident kecelakaan di area gresberg, kemudian pukul 18.55 wit, Personil Polsek Tembagapura beserta SRM Investigasi langsung merespon menuju lokasi kejadian menggunakan 2 unit mobil.
Saat tiba dilokasi pukul 19.05 wit, Tim menemukan korban Yereth Usior kemudian melakukan evakusi dan di larikan ke rumah sakit Tembagapura di mile 68 menggunakan mobil ambulance.  Sedangkan aparat kepolisian dari Polsek  Tembagapura kemudian melakukan oleh TKP 5.
Dari catatan kepolisian, bahwa korban terguling dengan dozer DZ 0193 akibat jalan yang dilewati tidak dapat menahan beban berat dozer sehingga jalan tersebut ambruk ke bawah dan dozer tersebut terguling pada ketinggian 20 meter.
“ Kemungkinan korban tidak menggunakan sefaty bell sehingga saat dozer terguling korban terlempar keluar dan tertimbun oleh material,” ujar sumber tersebut.   Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Public Relation PT.Freeport Indonesia, Riza Pratama, pihaknya belum bisa dihubungi. (Fani)

Dibaca 535 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.