4 DPO Polda Papua Berhasil Diringkus | Pasific Pos.com

| 23 May, 2019 |

4 DPO Polda Papua Berhasil Diringkus

Headline Penulis  Senin, 17 Oktober 2016 09:27 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Papua berhasil menangkap 4 DPO Polda Papua, kempat tersangka masing masing atas nama Demianus Magai Yogi, Jemi Magai Yogi, Jona Wenda dab Aloysius Kayame.

Dalam keterangan pers Polda Papua yang diterima redaksi Sabtu kemarin dijelaskan Demianus Magai Yogi ditangkap berawal dari informasi pada hari kamis tanggal 13 0ktober 2016  bahwa salah satu DPO kasus pengancaman dan pemerasan yang akan melarikan diri dari Jayapura menuju Timika menggunakan Pesawat terbang. Berbekal informasi tersebut Penyidik Direktorat Kriminal umum langsung menuju bandara Sentani dan berhasil mengamankan 3 pelaku  yaitu Demianus, Jona Wenda dan Aloysius Kayame. Ketiga orang ini sedang berada di dalam mobil yang terparkir di areal parkiran Bandara Sentani.
Sedangkan  Jemi Magai Yogi ditangkap oleh Penyidik Ditreskrimum pada hari Selasa tanggal 11 Oktober 2016 di Perumnas IV Blok D No 27 Padang Bulan Distrik Heram.
Keempat DPO ini dikenakan pasal,  Pencurian dgn kekerasan Pasal 365 ayat (1) KUHP (ancaman hukuman 9 thn),  Pemerasan dan pengancaman Pasal 368 KUHP, UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 ( 20 thn) , dan pasal 55 atau 56 KUHP.
Dalam penangkapan 4 DPO ini, barang bukti yang diamankan antara lain, 3 handphone, 3 noken, 1 buah topi warna hijau bertuliskan CRD, 1  buah hardisc warna biru beserta kabelnya, KTP, ATM, SIM PNG.
Untuk diketahui bahwa Jemi Magai Yogi dan Demianus Magai Yogi adalah pimponan tertinggi kelompok krominal bersenjata di wilayah Paniai. Sedangkan Jona Wenda adalah juru bicara TPN PB.
Dari tahun 2011 para tersangka diduga terlibat dalam beberapa kasus Kriminal diantaranya kasus Pengancaman dengan menggunakan senjata Api yang terjadi pada tanggal 29 Juli 2011 di kampung Madi Distrik Paniai Timur Kabupaten Paniai, kasus pengancaman yang terjadi pada tanggal 13 Juni 2011 di kampong Uamani Kabupaten Paniai, Kasus Penodongan pemerasan dan pengancaman Camp PT Bongi Alo Indah pada tanggal 25 Juli 2012, gancaman dengan kekan yang terjadi di kampong Bagumoma pada tangla 17 Juni 2014, kasus kepemilikan amunisi yang terjadi pada tanggal 28 Januari 2015 dan kasus pemerasan dan pengancaman dengan menggunakan senjata api yang terjadi pada tanggal 31 Januari 2015.
Terkait keterlibatan Keempat Tersangka, saat ini penyidik Polda Papua masih melakukan pemeriksaan secara intensif.
Sampai saat ini masih ada beberapa pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang yang belum tertangkap yaitu , DM, MG, PA, MD, SY, DG, YN. (Fani/Ridwan)

Dibaca 374 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.