12 Napi Lapas Wamena Masih Diburu | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

12 Napi Lapas Wamena Masih Diburu

Headline Penulis  Selasa, 11 Oktober 2016 14:20 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin

 

JAYAPURA,- Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin menyampaikan, untuk mengejar 12 orang narapidana (napi) dari Lapas Wamena yang melarikan diri dengan cara membongkar atap plafon ruang tahanan menggunakan linggis, Kamis (6/10) lalu, Polda Papua menerjunkan tim khusus (Timsus) berjumlah 20 personil.

Dalam proses pengejaran, kata Patrige, aparat juga mengumpulkan informasi dari para pihak keluarga Narapidana untuk menelusuri keberadaan Narapidana yang kabur. “Segala upaya sudah dilakukan, termasuk mencari nomor kontak (ponsel) untuk mempermudah pencarian,” kata dia.
Patrige berharap keluarga Narapidana dapat kooperatif dengan memberikan informasi kepada kepolisian. “Peranan keluarga sangat penting untuk menemukan keberadaan 12 narapidana yang kabur. Kami harap ada insiatif dari pihak keluarga,” harapnya.
Terkait hasil penyelidikan sendiri, Patrige menambahkan, 12 narapidana kabur dengan merusak plafon sel dan kemudian memanjat kawat duri yang berhubungan langsung ke jalan.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Papua Abner Banosro menyatakan telah menerjunkan tim untuk menginvestigasi kaburnya 12 narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
12 narapidana kabur setelah menggunakan potongan besi untuk merusak plafon tiga blok tersebut. Setelah keluar dari blok, 12 narapidana itu langsung memanjat tembok di belakang lapas setingi 3,5 meter.
12 narapidana yang kabur merupakan penghuni Blok A2, Blok A3, dan Blok B1. Adapun identitas 12 narapidana itu meliputi, Manu Aspalek, Soni Jerson Asso, Wilem Awal Mabin, Zaenal Arifin, Obed Logo, Ismail Imbir, Wenam Hilapok, Anto Jaya, Yosep Wagasu, Demianus Urokmabin, Teri Hiluka, dan Jeri. (Ridwan)

Dibaca 397 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.