Direksi Bank Papua Berasal Dari BNI dan BCA | Pasific Pos.com

| 22 May, 2019 |

Direksi Bank Papua Berasal Dari BNI dan BCA

Headline Penulis  Senin, 10 Oktober 2016 12:11 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP. MH

 

Jayapura,- Posisi-posisi strategis di Bank Papua nyatanya tidak akan diisi oleh orang-orang yang selama ini bekerja di Bank milik masyarakat di Tanah Papua tersebut. Sebab,  direksi di Bank Papua berasal dari bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Central Asia (BCA).

Demikian  penegasan Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP. MH, kepada wartawan di Jayapura, Minggu kemarin. "Awal November saya akan pimpin Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua," kata Lukas Enembe.
Ia mengaku, jajaran direksi Bank Papua yang baru sementara ini sedang mengikuti fit proper test (uji kelayakan dan kepatutan).
“Direktur utama akan diisi orang dari BNI, wakil direktur dari BCA dan satu lagi dari Bank Mandiri. Sedangkan posisi direksi lainnya akan ditempati oleh anak-anak Papua yang berkompeten. "Yang jelas susunan direksi akan diisi oleh orang baru. Artinya, orang orang direksi yang akan duduk di Bank Papua bersih (tak ada masalah) semua," ucapnya.
Menurut Enembe, saat ini para calon direksi Bank Papua sementara masih menjalani tes, nanti setelah selesai keseluruhan tes usai dilakukan, baru akan digelar RUPS.
"Kami mau kedepan Bank Papua menghasilkan dan memberi kontribusi pada pemerintah daerah yang memiliki saham. Ini kami taro uang banyak banyak di situ, tapi kalau tidak kontribusi juga tidak bisa," kata Enembe.
Sementara itu, Legislator Papua Carolus Bolly, mengatakan pihaknya sangat mendukung keputusan yang diambil Gubernur untuk mendapat manajemen Bank Papua yang lebih baik, terutama dalam hal menjaga pernyetaan modal pemerintah.
"Pernyetaan modal ini harus dikelola dengan baik, dan memberikan kontribusi yang baik untuk pemerintah," kata Carolus.
Dirinya berharap, dengan digantinya seluruh jajaran direksi, kedepan manajemen Bank Papua jauh lebih baik, begitu juga dengan kinerja. "Artinya kalau pemerintah mendorong harus ada direksi baru, maka kami berharap direksi baru harus bisa memberikan nilai tambah untuk memimpin Bank Papua," ucapnya. (Bams)

Dibaca 359 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX