Kandidat Petahana Gugat Putusan KPUD Dogiyai ke PTUN | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Kandidat Petahana Gugat Putusan KPUD Dogiyai ke PTUN

Headline Penulis  Kamis, 06 Oktober 2016 12:51 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Herman Auwe dan Stepanus Wakey akan menggugat putusan KPUD Kabupaten Dogiay ke PTUN di Makassar, Sulawesi Selatan, karena tidak meloloskan keduanya sebagai salah satu kandidat Bupati –Wakil Bupati Dogiyai pada pilkada serentak 15 Februari 2017 mendatang.

Herman adalah bupati Dogiyai pada periode sebelumnya yang hendak mencalonkan diri untuk kedua kalinya sebagai kepala daerah di wilayah itu.
Sebelumnya Herman-Stefanus dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPUD Dogiyai berdasarkan hasil verifikasi faktual karena tidak mendapatkan dukungan parpol yakni PKPI.
Herman yang berada di Makassar saat dihubungi Rabu (5/10) mengatakan, pihaknya memiliki bukti kuat bahwa kandidat yang diloloskan KPUD Dogiyai atas nama  Apedius Mote dan Fredy Anou telah memalsukan surat rekomendasi dari PKPI.
“Kriteria pemalsuan yang diduga dilakukan mereka adalah penulisan tanggal tanda tangan surat rekomendasi, penulisan nama Ketua Umum PKPI Pusat yang menandatangani surat rekomendasi yang keliru, serta adanya isi surat rekomendasi yang menyebutkan Jayapura – Jakarta,” papar Herman.
Ia menambahkaan, anggota KPUD Dogiyai seharusnya mengklarifikasi terkait temuan adanya indikasi pemalsuan surat rekomendasi dari PKPI ke pasangan Apedius Mote dan Fredy Anou.
Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Papua Bidang Hukum dan Pengawasan Tarwinto, ketika dikonfirmasi mengatakan, pasangan Herman-Stefanus berhak untuk mengajukan gugatan atas putusan KPUD Dogiyai ke PTUN.  Akan tetapi, lanjut Tarwinto, pihaknya optimis KPUD Dogiyai telah menetapkan putusan yang sesuai prosedur.
“Apabila pasangan Herman-Stefanus tak puas dengan putusan KPUD, mereka bisa menepuh jalur hukum untuk membuktikan kebenaran adanya pemalsuan surat rekomendasi tersebut,” ujarnya. (Ridwan)

Dibaca 360 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.