Golkar dan PKPI Hanya Ada di BTM-HARUS | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Golkar dan PKPI Hanya Ada di BTM-HARUS

Headline Penulis  Kamis, 22 September 2016 12:48 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Tim Koalisi BTM-HARUS bersama bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, Dr Drs Benhur Tommy Mano, MM – Ir H Rustan Saru, MM memberikan keterangan, Rabu (21/9)

 

“BTM Akui Terima Langsung SK disertai B1 KWK Parpol”

Jayapura  : Terkait adanya dukungan Partai Golkar kepada  calon Wali Kota dan Waki Wali Kota Jayapura yang terkesan ada dualisme, dibantah keras oleh Wakil Ketua Tim Koalisi BTM-HARUS, Fedrick Mebri.

Fedrick Mebri menegaskan, soal dualisme itu harus dibuktikan, karena Golkar dibawah kepemimpinan Marfin Tjoe sesuai SK dari DPP Partai Golkar yang terakhir dikeluarkan dan Partai Golkar hanya melakukan
pendaftaran terhadap pasangan BTM-HARUS.
“Jadi, itu bukan dualisme. Tidak ada dualisme disitu. Karena, pasangan BTM-HARUS lah yang mempunyai B1 KWK yang resmi dikeluarkan oleh Partai Golkar, sehingga kami menyakini bahwa tidak ada dualisme dukungan Partai Golkar,” tegas Fedrick Mebri dalam Pers Conference di kediaman BTM, Rabu (21/9) semalam.
Apalagi, lanjut Fedrick Mebri, B1 KWK Partai Golkar itu ditujukan kepada Benhur Tommy Mano dan Rustan Sarru, bukan kepada calon lain. “Kami dari tim koalisi bahwa verifikasi partai politik yang dilakukan
tadi, semua lengkap baik B1 KWK maupun SK rekomendasi partai, semua lengkap, tidak ada yang kurang,” jelasnya.
Dikatakan, Tim Koalisi BTM-HARUS menyakini bahwa pendaftaran pasangan BTM-HARUS sesuai dengan kelengkapan KPUD. Sementara itu, Ketua Tim Koalisi BTM-HARUS, Marfin Tjoe juga menegaskan, jika pada dasarnya tidak ada dualisme dalam surat keputusan Partai Golkar untuk mengusung calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kota Jayapura . “Jadi, surat keputusan tetap satu yakni kepada BTM-HARUS. Hanya sosialisasi tentang SK yang keluarkan DPP Partai Golkar, jaraknya sangat dekat, sehingga terjadi ini, tapi tidak ada dualisme di dalam Partai Golkar dalam memberikan dukungan,” tegas Marfin Tjoe.
Apalagi, kata Plt Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura ini, hal itu sudah ditegaskan oleh Ketua DPP Partai Golkar, Setya Novanto bahwa Partai Golkar hanya mengusulkan BTM-Harus.
Memang diakui bahwa terjadi perubahan dari yang pertama atas nama Abisai Rollo – Dipo Wibowo kepada Benhur Tommy Mano – Rustan Sarru, namun itu belum tersosialisasi dengan baik kepada simpatisan partai dan kepada calon yang bersangkutan. “Itu telah dibatalkan pada 28 Agustus 2016 pada rapat pleno DPP Partai Golkar. Pembatalan itu, bukan hanya atas nama Abisai Rollo – Dipo Wibowo saja, tetapi semua rekomendasi ditarik di seluruh Indonesia,” terangnya.
Apalagi, kata Marfin, rekomendasi itu bersifat sementara, sehingga tidak bisa dipakai untuk mendaftar ke KPUD.  “Setelah itu, pada 5 September 2016, keluar SK baru di seluruh Indonesia, termasuk untuk BTM-HARUS,” ujarnya.
Terkait dengan dukungan PKPI yang juga terkesan ada  dualisme, Ketua Koalisi BTM-HARUS, Mukri Hamadi menambahkan, didalam koalisi BTM-HARUS, PKPI memberikan rekomendasi pencalonan dan B1 KWK. “Berarti kami menyatakan PKPI ada di BTM-HARUS. Kalaupun ada calon lain, kami tidak bisa menjamin itu dan PKPI sudah memberikan kepada BTM-HARUS beserta B1 KWK-nya sudah diserahkan dan sudah didaftarkan. Menurut kami, PKPI ada di kami, tidak dimana-mana,” tandasnya.
Soal dualisme dukungan di beberapa partai, Calon Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano enyerahkan sepenuhnya kepada KPUD Kota Jayapura yang akan melihat sesuai aturan. “Saya yang menerima surat dukungan dari Partai Golkar di kantor pusat, yang diserahkan langsung oleh Roberth Cardinal, selaku Ketua Golkar Provinsi Papua didampingi Yoris Raweyai,” ungkap BTM.
Dalam isi surat itu, jelas BTM, telah menggugurkan Abisai Rollo – Dipo Wibowo. “Saya telah membaca dan dalam surat itu tercantum kata-kata itu dan membatalkan  serta memberikan dukungan rekomendasi kepada BTM-HARUS. Itu yang saya terima SK-nya dan B1 KWK parpol,” ujar BTM.
Namun  terkait PKPI, BTM mengakui menerima langsung SK di kantor pusat PKPI yang ditandatangani Ketua Umum Haris Sudarno dan sekretaris Samson. “Itu berdasarkan surat dari Menteri Hukum dan HAM. Saudara Haris Sudarno dan Samson sudah terdaftar dan saya telah menerima rekomendasi SK dan B1 KWK parpol dari PKPI. Itu sudah sah dan kami mendaftar di KPUD Kota Jayapura,” kata BTM.
Yang jelas, kata BTM, dari 8 partai pengusung itu, surat rekomendasi, SK dan B1 KWK parpol sudah sah. “Kami akan ikuti mekanisme dan tahapan yang dilakukan KPUD Kota Jayapura,” pungkasnya.
Namun pada kesempatan itu, BTM yang didampingi calon Wakil Wali Kota Jayapura, Ir H Rustan Sarru, MM menyampaikan terima kasih kepada 8 partai pengusung, tim pemenangan  dan tim koalisi, semua kader dan simpatisan atas dukungan dalam deklarasi bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura sampai pendaftaran di KPUD.
“Berkas-berkas kami telah diterima oleh KPUD Kota Jayapura, untuk dilakukan verifikasi selanjutnya,” tutupnya. (Yuni)

Dibaca 607 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.