Diapit dua Negara, Papua Rawan Narkoba | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Diapit dua Negara, Papua Rawan Narkoba

Headline Penulis  Jumat, 09 September 2016 11:18 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kepala BNN RI Komjen Pol. Budi Waseso.

 

Jayapura,- Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol, Budi waseso menyampaikan, Papua merupakan daerah rawan peredaran narkoba, karena di apit dua negara PNG dan Australia.

"Pelabuhan untuk peredaran di Papua sangat luas, sehingga ini yang harus diantisipasi dan ada fungsi pencegahan oleh seluruh element yang ada di Papua ini guna untuk memberantas Narkoba," tuturnya saat di wawancarai, Kamis (8/9) kemarin di Polda Papua.
Kata Budi, Papua harus bekerja keras untuk mengantisipasi peredaran Narkoba di Papua, karena bukan hanya PNG dan Australia yang menyuplai narkotika, melainkan bisa juga narkotika disuplai dari Fhilipina dan Jepang.
Tambaha Budi, untuk peredaran dan penemuan ladang ganja di Papua harus adanya penanganan khusus dari pihak Polri, TNI, dan BNNP Papua.
"Semua harus ada kerja sama dan komunikasi guna bersinergi memberantas narkoba yang marak, selain itu juga harus ada tanggung jawab Pemda untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar masayarakat tidak bertani ganja," ucap budi. (Ridwan)

Dibaca 387 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX