Hanura Soroti Pendidikan dan Kesehatan Papua | Pasific Pos.com

| 19 July, 2019 |

Hanura Soroti Pendidikan dan Kesehatan Papua

Headline Penulis  Rabu, 07 September 2016 12:40 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Ketua Fraksi Hanura Yan Mandenas

 

JAYAPURA,- Fraksi Hanura di Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) secara khusus memberikan sorotan kepada pelayanan pendidikan dan kesehatan di Papua.

Ketua Fraksi Hanura Yan Mandenas memberikan beberapa poin penting terhadap penyelenggaraan pemerintahan selama kurun waktu tiga tahun ini.
Untuk bidang pendidikan, menurutnya, pelayanan belum berjalan dengan baik. Dimana, banyak sekolah masih melakukan pungutan kepada siswa baru maupun saat ujian Nasional.
Ya, kalau pembangunan fisik ada kemajuan, tapi lainnya belum merata, seperti tenaga guru, banyak sekolah dibangun tapi tenaga pengajarnya tidak tersedia,” ungkapnya.
Kemudian, belum adanya pembebasan biaya pendidikan gratis bagi anak-anak Papua. Oleh karena itu, pemerintah perlu memperhatikan hal-hal tersebut.
Untuk bidang kesehatan, menurut Yan Mandenas, masyarakat belum mendapat pelayanan secara baik. Walaupun sudah ada Kartu Papua Sehat (KPS). Tapi dana KPS inipun ada masalah, karena tidak transparan dalam pengelolaanya.
Yan melihat, semangat membangun fasilitas kesehatan oleh pemerintah sangat besar, tapi tidak ditunjang dengan pelayanan kepada masyarakat. “dari pengamatan saya, pelayanan kesehatan di Papua masih sangat rendah. Khususnya di daerah-daerah pedalaman Papua,” tegasnya.
Oleh karena itu, Yan menghimbau kepada pemerintah untuk berpikir dan melakukan pengadaan pesawat rumah sakit. Dijelaskannya, pesawat rumah sakit lebih efektif jika melakukan pelayanan , jika kita harus membangun puskesmas/pustu,
Ia mencontohkan, pesawat rumah sakit bisa melayani masyarakat hingga pelosok Papua. Dimana daerah yang memerlukan pelayanan, bisa langsung terbang ke daerah tersebut.
Jadi, masukan pesawat rumah sakit dapat menjadikan  sebagai pertimbangan perencanaan kedepannya. Mengingat sabagian besar wilayah Papua hanya dapat dijangkau dengan pesawat kecil,”imbaunya.
Pada kesempatan itu, Yan minta kepada Gubernur Papua untuk melakukan evaluasi secara total anggaran 80 persen dana Otsus ke Kabupaten/Kota. (Bams)

Dibaca 520 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX