Beri Kesempatan Kepada OAP | Pasific Pos.com

| 17 September, 2019 |

Beri Kesempatan Kepada OAP

Headline Penulis  Kamis, 01 September 2016 13:51 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Emus Gwijangge

 

Emus : Saatnya OAP  Mendapatkan Hak Mereka”

Jayapura,- Anggota Komisi I DPR Papua, Emus Gwijangge yang membidangi Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM menginginkan agar orang asli Papua diberi kesempatan pada Pilkada Serentak 2017 mendatang.

Emus menandaskan, sudah saatnya orang Papua mendapat hak mereka. Jangan lagi,  orang non Papua monopoli berbagai sektor di Papua. Apalagi, ia melihat beberapa calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan maju dalam Pilkada Serentak, merupakan non Papua.
“Ya, saya lihat yang mencalonkan ada yang non Papua. Stop rakus jabatan. Berikan kesempatan kepada anak-anak asli Papua, terutama mereka yang berasal dari daerah yang akan melaksanakan Pilkada untuk bersaing memimpin daerahnya," tandas Emus Gwijangge.
Menurutnya, cukup sektor ekonomi dan kewiraausahaan yang dikuasai oleh orang non Papua. Namun, di bidang politik agar memberikan kesempatan kepada putra/putri asli Papua.
"Saudara-saudara kita non Papua, silahkan garap ekonomi dan sisi lain. Untuk jabatan politik, berikan kesempatan anak-anak asli Papua agar tak ada kecemburuan,” ujarnya.
Diakui, meski dalam UU Otsus hanya menegaskan Gubernur dan Wakil Gubernur, namun perlu kesadaran berbagai pihak dalam Pilkada kabupaten/kota untuk memberikan kesempatan kepada OAP.
"Memang belum ada cantolan hukum mengenai jabatan pimpinan di kabupaten/kota. Tapi,  harusnya semua pihak memahami itu, seperti di Aceh mulai dari Ketua Ketua DPR Propinsi, gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan Ketua DPRD kabupaten/kota, semua anak asli Aceh dan sebagain besar merupakan mantan GAM," kata Emus.
Oleh itu, ia berharap agar calon kepala daerah/wakil kepala daerah non Papua sebaiknya mundur dan memberikan kesempatan kepada anak asli Papua.
"Ya sebaiknya begitu agar tak ada kecemburuan dari Orang Asli Papua. Untuk bidang politik, berikan kesempatan kepada anak-anak Papua," tukasnya.
Dalam kesempatan ini, ia juga mengingatkan  anak-anak asli Papua yang akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah pada Pilkada 2017 mendatang, agar mempertimbangkan berbagai hal dalam menentukan pasangannya.
"Saya harap anak-anak asli Papua yang maju dalam Pilkada 2017 menggandeng pasangannya jangan dari non Papua tapi anak asli Papua," harapnya. (Yuni)

Dibaca 342 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX