Tuntut Dekan Dikembalikan, Mahasiswa Kedokteran Uncen Demo | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

Tuntut Dekan Dikembalikan, Mahasiswa Kedokteran Uncen Demo

Index Pendidikan & Kesehatan Penulis  Kamis, 18 September 2014 19:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen) melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, dengan tuntutan mendesak Rektor Uncen dan Gubernur Papua untuk mengembalikan kembali DR. Paulina Watopa sebagai Dekan Fakultas Kedokteran.
Koordinator aksi demo Herma Himan dalam orasinya mengatakan, permasalahan di fakultas kedokteran uncen seharusnya diselesaikan oleh Rektor. Namum, Rektor tidak mampu dan mengganti Dekan DR. Paulina Watopa.
Menurutnya,  mahasiswa Fakultas Kedokteran Uncen sebanyak 100-an orang akan segera mengikuti ujian skripsi tanggal 6 September besok, dan tanggal 18 akan dilakukan wisuda, dan jika masalah ini tidak diselesaikan maka, dirinya dan rekan-rekan terancam tidak bisa mengikuti wisuda. Tegasnya.
Ia mengatakan, kedatangan mereka ke Kantor Gubernur hanya untuk mempertanyakan surat Gubernur untuk memindahkan Dekan DR. Paulina Watopa, padahal, itu masalah kampung, bukan Pemerintahan.
Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Gubernur dan Rektor untuk kembalikan Dekan DR. Watopa, karena semua administrasi mahasiswa Fakultas Kedokteran yang tahu adalah Dr Watopa sendiri.
Dirinya juga menyayangkan aksi kerusakan yang dilakukan sebagian rekan-rekannya tidak tidak lulus. Dimana, akibat tindakan kerusakan yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut, sebagaian besar ruangan fakultas dirusak, dan akan berdampak kepada adik-adik mahasiswa lain.
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Papua, FX. Mote, mengatakan aspirasi yang disampaikan ini, akan diterusakan kepada Gubernur Papua. jadi, persoalan yang terjadi di Uncen, saya akan sampaikan, jangan karen satu-dua orang yang tidak lalus mengorbankan banyak orang,’’ katanya di depan mahasiswa.
Dikatakan, kepemimpinan gubernur sekarang, adik-adik akan mendapatkan apa yang menjadi hak sebagai orang Papua ataupun mehasiswa yang sedang sekolah di Papua. oleh karena itu, dengan informasi yang akan disampaikan kepada Gubernur, dan akan diambil langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. Tutupnya.

Dibaca 1957 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.