Bank Papua Pekerjakan 1.270 OAP | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Bank Papua Pekerjakan 1.270 OAP

Headline Penulis  Jumat, 26 Agustus 2016 08:44 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Sharly A Parrangan

 

Jayapura,- Plt Direktur Utama Bank Papua, Sharly A Parrangan mengungkapkan, Bank Papua telah merekrut atau mempekerjakan orang asli Papua (OAP) secara besar-besaran.

Sharly Parrangan menjelaskan bahwa, dari data per 31 Desember 2015, tercatat Bank Papua telah mempekerjakan 1.270 orang Papua, dari total pegawai 3.000 orang.
“Ya, sampai 31 Desember 2015, ada sekira 1.270 orang asli Papua telah bekerja di Bank Papua. Belum lagi, yang baru masuk sekitar 190 orang asli Papua,” ungkap Sharly Parrangan di sela-sela bersama Panja Komisi II DPR Papua di Hotel Grand Abe, Kamis (25/8) kemarin.
Sharly menjamin jika tidak ada bank manapun di Indonesia yang mempekerjakan orang asli Papua dalam jumlah yang banyak seperti yang dilakukan oleh Bank Papua.
Apalagi lanjut Sharly, Bank Papua sebagai bank milik pemerintah daerah untuk berkontribusi termasuk dalam keberpihakan terhadap orang asli Papua, khususnya melalui rekrutmen pegawai. Bahkan, kata Sharly, meski medan berat, namun Bank Papua juga hadir di daerah-daerah pelosok Tanah Papua.
“Mereka tidak tahu uang, namun dengan hadirnya Bank Papua sampai di pelosok Papua.  Meski baru 1 mesin ATM, mereka juga senang akan kehadiran Bank Papua karena dirasakan oleh mereka,” ujar Sharly.
Sharly menandaskan, Bank Papua juga memberikan perhatian serius terhadap pengusaha mikro kecil, termasuk pengusaha asli Papua, bahkan hadir sampai di pelosok Papua.
Meski diakui ada kantor Bank Papua, namun hanya bisa dijangkau dengan pesawat terbang, bahkan terpaksa harus carter pesawat, tetapi hal itu merupakan perhatian Bank Papua, sehingga bukan menjadi kendala.
Sharly menambahkan, dari sisi penyaluran kredit UMKM, sesuai ketentuan peraturan Bank Indonesia sekurang-kurangnya 20 persen dari total kredit yang disalurkan.
“Per 21 Juli 2016, Bank Papua telah menyalurkan kredit UMKM mencapai Rp 2,2 triliun atau mencapai 21 persen lebih. Pasti ini akan terus diingatkan oleh OJK. Itu perhatian yang kami berikan, hanya kami sadari ada keterbatasan, termasuk personel,” tuturnya. (Yuni)

Dibaca 468 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.