15 Rumah Dibakar Di Kampung Putali | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

15 Rumah Dibakar Di Kampung Putali

Headline Penulis  Rabu, 24 Agustus 2016 10:45 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)


Jayapura,- Sebanyak 15 rumah dan puluhan motor milik masyarakat kampung Putali distrik Ebungfauw  dibakar oleh sekelompok masyarakat, aksi pembakaran rumah masyarakat kampung Putali Distrik Ebungfauw yang dilakukan oleh gabungan masyarakat Skorik, Bengguin Progo dan Ambe Distrik Kemtuk sebagai tindakan

pembalasan atas perlakuan masyarakat Putali yang melakukan pemukulan dan perampasan uang sebesar 100 juta terhadap Kepala Kampung Bengguin Progo Distrik Kemtuk, Markus Waimani pada tanggal 22 Agustus 2016 pukul 15.00 Wit bertempat jalan danau love antara Kampung Skorik dan Bengwin Progo.
Dari data lapangan pembakaran rumah ini berawal pada tanggal 22 Agustus malam Markus Wameni (Korban) bersama Frist Noak Wameni (Saksi) sedang dalam perjalanan pulang ke kampung Bengwin Progo dengan menggunakan sepeda motor roda dua sesampainya di jalan danau love dihadang oleh 5 orang pelaku kemudian korban dan saksi berhenti.
Edward Mehue langsung meminta rokok dan pinang kepada Frits Noak Wameni tetapi saksi mengatakan saya tidak merokok dan tidak membawa pinang namun pelaku masih meminta korek api karena saksi tidak merokok kemudian pelaku langsung memukul Noak tepat mengenai pipi kiri yang menyebabkan lebam.  kemudian Markus Wameni mengatakan kepada Edward  bahwa maksudnya bagaimana jangan main pukul begitu kita bisa bicara baik baik.  
Tapi Arthur Monim tidak terima dengan perkataan korban pelaku langsung memukul korban dari sebelah kanan mengenai tepat bibir korban yang menyebabkan lebam kemudian dengan kejadian tersebut saksi melarikan diri ke Polsek guna melaporkan kejadian tersebut.
Sekitar pukul 19.00 Wit saksi datang melaporkan ke Polsek Kemtuk bahwa telah terjadi penganiayaan di jalan danau love distrik ebungfaw.
Mendapat laporan,  anggota piket Polsek Kemtuk tiba di TKP dan langsung mengamankan situasi dan menenangkan massa dari keluarga korban.
Setelah situasi aman dan kondusif Kapolsek bersama piket  anggota Polsek Kemtuk meninggalkan kampung Aimbe Distrik Kemtuk.
Pasca kejadian aksi pemalakan yang berujung pada penganiayaan Kepala Kampung Bengguin Progo an. Markus Wameri yang dilakukan oleh 4 (Empat) orang pemuda Kampung Aimbe, masyarakat Kampung Putali/Hansabe melakukan siaga di Kampung yang di koordinir oleh Ondoafi kampung Putali an.Yoram Monim.
Pada hari selasa tanggal 23 Agustus 2016 sekitar pukul 02.00 wit, Masyarakat Kampung Putali/Hansabe yang bersiaga  di Kampung Putali kembali ke rumah-rumah masing untuk beristirahat.
Pukul 02.30 wit terjadi aksi penyerangan terhadap masyarakat Kampung Putali / Hansabe oleh masyarakat Kampung Aimbe dan Kampung Bengguin Progo yang berjumlah sekitar 100 orang.
Akibat kejadian tersebut, Markus wameni, kepala Kampung Bengguin Progo distrik kemtuk mengalami lebam pada bagian bibir kepala akibat pukulan. Frits Noak, mengalami luka di bibir akibat pukulan.
Sementara itu 5 unit sepeda motot dan 15 Unit rumah terbakar.
Polres Jayapura telah mengamankan beberapa pelaku antara lain, Arthur Monim, Karmil Mehue,  Edward Mehue, dan Anca Monim. (Fani)

Dibaca 959 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.