Jenasah Korban Penembakan Diterbangkan Ke Toraja | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Jenasah Korban Penembakan Diterbangkan Ke Toraja

Headline Penulis  Rabu, 24 Agustus 2016 10:43 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Christian Sohilait

 

Jayapura, Jenazah Simon (36), korban penembakan oleh kelompok TPN/OPM  diterbangkan dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya ke Toraja, Sulawesi Selatan, pada Selasa pagi melalui kota Jayapura.
"Jenazah akan langsung di kirim ke Makasar, Sulawesi Selatan, pagi ini," kata Sekda Christian Sohilait ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Selasa kemarin.

Sebelumnya, Simon (36), korban penembakan sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tiom, Kabupaten Lanny Jaya pada Senin (22/8), lalu pada sorenya jenazah tersebut dibawa ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya melalui perjalanan darat oleh TNI dan Polri setempat.
"Nah, jadi sebelum ke Makasar. Pagi ini, jenazah dari Wamena dikirim ke Sentani, Kabupaten Jayapura, lalu diterbangkan ke Makasar," katanya.
Sementara, dari berbagai informasi di lapangan, jenasah almarhum Simon dari Tiom, Kabupaten Lanny Jaya tiba di Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Senin (22/8) malam sekitar pukul 21.00 WIT.
Disemayamkan di rumah duka sanak keluarga di Jalan Trikora, Wamena, sambil menunggu petugas dari RSUD setempat guna melaksanakan formalin.
Selasa pagi, jenazah almarhum Simon diterbangkan dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya transit di Sentani, Kabupaten Jayapura dengan menggunakan pesawat Trigana Air.
Seperti diberitakan sebelumnya, Simon adalah pekerja di PT As Jaya di Desa Kome, Distrik Malagineri berbatasan dengan Distrik Kuyawage, ditembak oleh kelompok TPN/OPM pimpinan Purom dan Enden Wenda.
"Setelah saya konfirmasi kepada masyarakat, pelakunya sudah dipastikan adalah Purom Wenda atau kelompok Purom bersama Enden Wenda," kata Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom,  saat ditemui   di Jayapura.
Kedua pucuk pimpinan itu, kata dia, merupakan orang yang paling bertanggung jawab dalam aksi kekerasan, yang tidak sepantasnya terjadi. (Rian)

Dibaca 662 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.