Kasus Pajak Freeport Berlarut-Larut | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

Kasus Pajak Freeport Berlarut-Larut

Headline Penulis  Kamis, 11 Agustus 2016 19:06 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Suasana Sidang Perpajakan antara PT Freeport Indonesia dan Pemda Provinsi Papua di Jakarta.

 

JAYAPURA,- Penanganan kasus pajak air permukaan yang melibatkan PT. Freeport Indonesia dan Pemerintah Provinsi Papua hingga kini belum juga selesai di pengadilan pajak Jakarta.

Padahal kasus ini sudah berjalan di pengadilan pajak Jakarta selama setahun. Melihat hal itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Elia Loupatty, menyoroti bergantinya hakim yang menangani kasus gugatan PTFI terhadap Pemprov Papua tersebut.
“Dengan pergantian hakim disinyalir kian memperpanjang proses peradilannya. Karena secerdas-cerdasnya seseorang kalau sudah 1 tahun lebih bersidang lalu hakim diganti saya kira kemampuan kita juga terbatas,” ujarnya.
Ia pun sebenarnya merasa heran dan kaget karena tak semestinya Freeport menggugat sesuatu hal yang tidak menjadi milik kepunyaannya sendiri.
“Bayangkan, yang punya air permukaan Provinsi Papua. Kemudian regulasi kita yang punya, tapi (lucunya) Freeport menggugat. Bahkan mereka turun dengan 17 pengacara kondang di Indonesia yang berdomilisi di Jakarta. Sementara di Papua oleh Kadispenda, Karo Hukum dan Kadis ESDM,” tuturnya.
Oleh karena itu, Elia menyambut baik respon Kadispenda Papua Ridwan Rumasukun yang melaporkan pergantian hakim dan berlarut-larutnya masalah peradilan pajak air permukaan yang digugat Freeport.
“Kita berharap KPK bisa membantu menangani masalah ini dengan baik supaya ada keputusan yang cepat mengenai masalah itu,” jelas dia .
Pada kesempatan itu, Elia berharap sidang ini dapat dimenangkan oleh Pemprov Papua. Sebab PAD Papua akan bertambah yang dapat dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan pembangunan di tanah ini.“Sebab pajak air permukaan yang dimanfaatkan oleh Freeport sampai hari ini belum tertagih,” kata dia. (Bams)

Dibaca 1107 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.