Bupati Mimika Gagal Selesaikan Konflik Antar Warga? | Pasific Pos.com

| 25 August, 2019 |

Bupati Mimika Gagal Selesaikan Konflik Antar Warga?

Headline Penulis  Rabu, 10 Agustus 2016 16:21 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Orwan Toli Wonne

 

Jayapura  : Wakil Ketua Komisi I DPR Papua yang membidangi, Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM menilai, Bupati  Mimika dinilai gagal dan tidak mampu menyelesaiakan masalah  di daerahnya sendiri, lantaran perang suku atau konflik antar warga yang terjadi di Timika, Kabupaten Mimika Papua yang

berlarut-larut dan hingga kini belum terselesaikan dengan tuntas “Jadi, ini terjadi karena kurang perhatian bupati Mimika dan ketua DPRD Mimika. Ini kegagalan mereka,” kata Orwan Toli Wonne, baru-baru ini
Apalagi  kata Orwan, justru saat ini terjadi pengungsian dari warga Timika yang menyelamatkan diri dari konflik itu ke Sentani, Kabupaten Jayapura.
Untuk itu, pihakmya mendesak Bupati dan DPRD Mimika untuk mempertanggungjawabkan kejadan itu, dengan segera mengambil langkah-langkah tegas dan konkrit agar segera terwujud perdamaian di antara kedua belah pihak yang bertikai dan mengembalikan pengungsi ke Timika.
Ia menilai bahwa pemerintah Kabupaten Mimika dan DPRD Mimika belum memberikan perhatian serius terkait pertikain antar warga di daerah itu, termasuk pengungsi di SP 3 dan Sentani, Jayapura.
“Pemerintah daerah tanggungjawabnya dimana? Kok terkesan tinggal diam. Jangan ada pembiaran terhadap konflik itu, karena bisa meluas,” tandasnya.
Selain itu, ia pun meminta aparat keamanan melakukan patroli untuk meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya konflik susulan. “Ini harus didorong oleh Bupati dan Ketua DPRD, termasuk aparat keamanan agar melakukan upaya pencegahan secara serius,” ujarmya.
Oleh karena itu ia berharap agar semua komponen termasuk komponen agama di Kabupaten Mimika bersatu untuk mencegah terjadinya pertikaian. (Yuni)

Dibaca 372 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.