Jalur Independen Kurang Peminat | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

Jalur Independen Kurang Peminat

Headline Penulis  Rabu, 10 Agustus 2016 16:19 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Komisioner KPU Papua, Tarwinto

 

JAYAPURA,- Sejak dibuka pendaftaran untuk jalur perseorangan kurang diminati oleh politisi dan berdasarkan data yang diterima dari 11 Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) baru satu kabupaten yang ada pendaftarnya.

Komisioner KPU Papua, Tarwinto yang di konfirmasi, Selasa kemarin, mengatakan  di semua daerah, diketahui baru satu pasangan calon yang memilih jalur tersebut, yakni di Kabupaten Dogiay. "Baru satu calon yang mendaftarkan persyaratan dukungannya ke KPU Dogiay," katanya.
Tarwinto mnyampaikan, dengan minimnya peminat jalur independen, dikarenakan kurang adanya sosialisasi yang dilakukan pada tingkat bawah. Disisi lain, pemberlakukan UU Nomor 10 Tahun 2016 menjadi salah satu factor berkurangnya minat jalur tersebut.
“Sesuai aturan UU yang baru disahkan, pendukung hanya memiliki waktu tiga hari untuk menemui petugas dan apabila tidak, maka dianggap tidak memberi dukungan kepada calon kandidat perseorangan,” jelasnya.
Dalam aturan UU Nomor 10 Tahun 2016 juga mengharuskan petugas melakukan pendataan satu persatu masyarakat yang memberikan dukungan kepada calon perseorangan.
“Aturan baru mengunakan metode sensus, kalau aturan lama menggunakan metode sampel, artinya jika terdapat 100 suara di satu kampung, kita bisa ambil sampel 10 persen dari total suara,” bebernya.
Sementara dalam pencalonan, sambungnya, calon perseorangan wajib menyerahkan 10 persen suara dukungan dari 250.000 jumlah DPT, sedangkan untuk jumlah DPT dari 250.000 sampai 500.000 dengan presentase 6,5 persen.
“Itu syarat yang ditentukan oleh UU dan PKPU. Jadi setelah diserahkan, KPU akan melakukan verifikasi sampai ke tingkat bawah dengan metode sensus,” kata Tarwinto.
Secara terpisah, Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua, Pdt Robert Horick menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat tiga calon perseorangan yang mendaftar pada Pilkada 2017.
Tiga calon perseorangan tersebut meliputi, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Sarmi.  “Untuk delapan kabupaten lain masih belum ada informasi adanya calon kandidat yang masuk dalam jalur persoorangan,” kata Robert. (Ridwan)

Dibaca 339 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.